Nasional

Konsumsi Pertamax Turbo Melonjak Hampir 42 Persen, Pertamina Tuai Pujian Anggota Dewan

Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XII, Eddy Soeparno mengapresiasi kinerja Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) Pertamina 2025 yang telah berakhir awal pekan ini.

Menurutnya, Pertamina berhasil mengantisipasi lonjakan permintaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

“Alhamdulillah, sejauh ini semuanya selalu berhasil dengan baik. Pertamina berhasil memitigasi lonjakan permintaan,” ujar Eddy, Minggu, 20 April 2025.

Menurut catatan Pertamina, selama pelaksanaan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2025, memang terjadi peningkatan konsumsi BBM dan LPG.

Baca juga : Satgas Ramadan dan Idulfitri Pertamina Bikin Mudik Lancar dan Nyaman

Konsumsi LPG naik 3,7 persen dibanding kondisi normal, Pertalite naik 9,5 persen, Pertamax naik 5 persen, dan Pertamina Dex naik 3,1 persen.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada Pertamax Turbo, yang mencatat konsumsi sebesar 1.062 kl per hari, atau naik 41,7 persen dibanding rata-rata konsumsi normal sebesar 750 kl per hari.

Hasil dari Pengalaman dan Kesiapan

Eddy menambahkan, keberhasilan Satgas tidak lepas dari pengalaman Pertamina dalam menangani momen serupa setiap tahunnya.

“Karena ini bukan sesuatu yang baru. Pertamina dari tahun ke tahun sudah melakukan kegiatan yang sama. Jadi, bagi kami ini sebuah kerja rutin Pertamina sehingga hasilnya seperti ini,” katanya.

“Keberhasilan Pertamina merupakan bentuk persiapan yang baik dengan pelatihan yang sudah dilakukan bertahun-tahun. Dan alhamdulillah selama ini tidak pernah ada gangguan,” sambungnya.

Baca juga : Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series, Ini Rinciannya

Eddy menyatakan kesiapan Pertamina terlihat dari seluruh lini, mulai dari Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi yang mampu menjaga produksi dan lifting migas domestik, hingga pasokan minyak mentah selama Satgas Ramadan dan Idulfitri yang tetap terjaga.

Selain itu, kesiapan juga terlihat dari operasional kilang, ratusan kapal tanker, serta berbagai layanan pendukung seperti BBM kemasan, armada motoris, truk tangki siaga, hingga fasilitas di Serambi MyPertamina.

”Ya pasti (mempersiapkan dengan baik). Yang kemudian dilakukan adalah bagaimana BBM terdistribusi dengan lancar juga,” imbuhnya.

Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat

Sementara itu, terkait lonjakan permintaan Pertamax Turbo, Eddy melihat hal tersebut sebagai indikasi positif. Ia menilai saat ini ada kecenderungan masyarakat untuk beralih menggunakan BBM beroktan tinggi.

“Masyarakat semakin sadar bahwa penggunaan BBM berkualitas tinggi dapat memberikan dampak positif terhadap performa mesin kendaraan,” pungkas anggota dewan. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

10 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

11 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

11 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

17 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

18 hours ago