Jakarta–Bank Indonesia (BI) akan membentuk Konsorsium Electronic Toll Collection (ETC) guna meningkatkan elektronisasi jalan tol. Konsorsiun ETC nantinya akan berperan besar dalam tahap integrasi ruas jalan tol, serta penyempurnaan model bisnis dan aspek teknis elektronifikasi.
“Pelaksanaan elektronifikasi jalan tol tentunya memerlukan kerja sama seluruh pihak. Tak hanya otoritas, industri perbankan pun memiliki peran penting, khususnya dalam integrasi antar ruas jalan tol. Oleh karena itu kita akan buat konsorsiun electronic toll collection,” ungkap Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Rabu, 31 Mei 2017.
Agus menambahkan, pendirian ETC juga berfungsi untuk mengintegrasikan informasi data transaksi dan tarif untuk seluruh ruas jalan tol. Selain itu, untuk mewujudkan rencana tersebut, BI dan Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol juga telah menyusun strategi bersama untuk mengembangkan elektronifikasi jalan tol melalui 4 tahapan utama, di mana pembentukan Konsorsium tersebut masuk dalam tahap ketiga. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More