Perbankan

Konsisten Terapkan Praktik Berkelanjutan, Permata Bank Raih Sertifikasi Green Building

Jakarta – PT Bank Permata Tbk (Permata Bank) meraih sertifikat Greenship Existing Building level Gold dari Green Building Council Indonesia (GBCI), usai berhasil memenuhi syarat pengelolaan gedung ramah lingkungan dan berkelanjutan. 

Chief of Corporate Affairs & Sustainability Permata Bank Katharine Grace mengatakan, pencapaian ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Permata Bank, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan mendukung inklusi sosial. 

“Dengan menjadi bank pertama di kawasan Bintaro yang memiliki gedung perkantoran ramah lingkungan dan berkelanjutan, kami menunjukkan upaya nyata dalam meningkatkan kenyamanan bekerja sekaligus memperkuat kredibilitas sebagai institusi finansial yang peduli terhadap kesejahteraan dan kenyamanan bekerja para karyawan kami,” katanya, dikutip Senin, 2 Juni 2025. 

Diketahui, gedung Permata Bank Sektor 7 Bintaro menjadi contoh implementasi green building dengan menerapkan operasional yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. 

Baca juga : Lewat Cara Ini, Permata Bank Rayu Investor Asing Koleksi Saham di RI

Hal ini tercermin melalui penggunaan teknologi efisiensi energi dan air seperti panel suryadan sistem daur ulang air. 

Selain itu, Permata Bank secara aktif melakukan kampanye internal untuk mendorong seluruh penghuni gedung agar berperan serta dalam menjaga kebersihan dan menerapkan praktik ramah lingkungan selama berada di lingkungan kerja.

Selama tahun 2024, Permata Bank mencatatkan peningkatan efisiensi operasional melalui upaya penghematan air dan energi. Konsumsi air di 12 kantor utama tercatat sebesar 49.169 m³, mengalami penurunan 43,32% dibandingkan tahun 2023.

Sementara itu, pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan sistem panel surya di Kantor Permata Bank Sektor 7 Bintaro berkontribusi terhadap penurunan konsumsi listrik sebesar 215,08 Gigajoule (GJ), sehingga total penggunaan energi listrik tahun 2024 mencapai 102.574,92 GJ. 

Disamping itu, Permata Bank telah memperbarui kerangka kerja keberlanjutan dengan menekankan pencapaian target-target strategis, seperti pengelolaan risiko iklim, pengurangan emisi, pembiayaan hijau, serta pemberdayaan masyarakat. 

Baca juga : Begini Respons Permata Bank Soal Pemblokiran Rekening Dormant

Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Permata Bank dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan 15 (Ekosistem Daratan).

”Solusi berkelanjutan ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi karyawan dan nasabah, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Sekretaris Jenderal Green Building Council Indonesia Iparman Oesman mengungkapkan, sertifikasi GREENSHIP yang diraih Permata Bank adalah bukti nyata bahwa praktik operasional perbankan juga dapat berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan. 

GBC Indonesia mengapresiasi komitmen dan konsistensi Permata Bank dalam menerapkan efisiensi energi, konservasi air, hingga edukasi internal yang mendorong perubahan perilaku ramah lingkungan. 

“Inisiatif ini memperlihatkan bahwa transisi menuju bangunan hijau merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor,” pungkasnya. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Dukung Program Pemerintah, KADIN Buka 1.000 Dapur MBG

Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More

21 mins ago

Menko Airlangga Ungkap Arah BBM B50, Ini Jadwal Implementasinya

Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More

31 mins ago

Penyaluran Kredit UMKM Masih Tertekan, OJK Ambil Langkah Ini

Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More

53 mins ago

OJK: Perkembangan AI di 2026 Jadi Peluang Bisnis Modal Ventura

Poin Penting OJK menilai perkembangan AI di 2026 menjadi peluang strategis bagi industri modal ventura,… Read More

1 hour ago

IHSG Ditutup Menguat di Atas 8.900, Bahan Baku dan Properti Jadi Penopang

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,72 persen ke level 8.948,30 dengan nilai transaksi Rp33,54 triliun… Read More

1 hour ago

Belanja Nasional 2025 Moncer, Produk Lokal Sumbang Transaksi Besar

Poin Penting Event Belanja Nasional 2025 mencatat transaksi Rp122,28 triliun hingga 5 Januari 2026, melampaui… Read More

2 hours ago