Ilustrasi: Harga saham BREN terus menanjak hingga 704 persen/istimewa
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup bertahan di zona hijau sebesar 21,16 poin atau menguat 0,31% ke level 6.911 dari dibuka di level 6.890 pada pembukaan perdagangan hari ini (3/2).
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 262 saham terkoreksi, 241 saham menguat, dan 213 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 22,70 miliar saham diperdagangkan dengan 1,28 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,52 triliun.
Pergerakan ke zona hijau tersebut juga diikuti oleh beberapa indeks yang mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 1,01% menjadi 495,77, LQ45 menguat 1,04% menjadi 952,80, SRI-KEHATI melemah 1,27% menjadi 420,55, dan JII melemah 0,61% menjadi 578,92.
Kemudian, sebagian besar sektor mengalami penguatan, diantaranya, sektor teknologi menguat 1,62%, sektor properti menguat 1,23%, sektor infrastruktur menguat 0,97%, sektor keuangan menguat 0,85%, sektor non-siklikal dan siklikal menguat 0,60%,
Sedangkan, sektor lainnya menunjukan pelemahan, sektor tersebut diantaranya, sektor energy melemah 3,27%, sektor industrial melemah 0,58%, sektor bahan baku melemah 0,54%, sektor transportsi 0,37%, dan sektor kesehatan melemah 0,14%.
Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI), PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA), dan PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE). Sedangkan saham top losers adalah PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP), PT Panca Anugerah Wisesa Tbk (MGLV), dan PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), dan PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK). (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting OJK telah menyelesaikan penyidikan kasus dugaan transaksi semu saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More