Market Update

Konsisten di Zona Hijau, IHSG Ditutup Menguat 0,31%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup bertahan di zona hijau sebesar 21,16 poin atau menguat 0,31% ke level 6.911 dari dibuka di level 6.890 pada pembukaan perdagangan hari ini (3/2).

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 262 saham terkoreksi, 241 saham menguat, dan 213 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 22,70 miliar saham diperdagangkan dengan 1,28 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,52 triliun.

Pergerakan ke zona hijau tersebut juga diikuti oleh beberapa indeks yang mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 1,01% menjadi 495,77, LQ45 menguat 1,04% menjadi 952,80, SRI-KEHATI melemah 1,27% menjadi 420,55, dan JII melemah 0,61% menjadi 578,92.

Kemudian, sebagian besar sektor mengalami penguatan, diantaranya, sektor teknologi menguat 1,62%, sektor properti menguat 1,23%, sektor infrastruktur menguat 0,97%, sektor keuangan menguat 0,85%, sektor non-siklikal dan siklikal menguat 0,60%,

Sedangkan, sektor lainnya menunjukan pelemahan, sektor tersebut diantaranya, sektor energy melemah 3,27%, sektor industrial melemah 0,58%, sektor bahan baku melemah 0,54%, sektor  transportsi 0,37%, dan sektor kesehatan melemah 0,14%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI), PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA), dan PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE). Sedangkan saham top losers adalah PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP), PT Panca Anugerah Wisesa Tbk (MGLV), dan PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), dan PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

42 mins ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

1 hour ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

2 hours ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

3 hours ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

4 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

4 hours ago