Nusa Dua–Pagelaran konferensi pelabuhan dunia resmi dibuka, Rabu (10/5) di Nusa Dua Convention Center, Bali.
Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Persero menjadi tuan rumah konferensi ke-30 ini sejak 7 hingga 12 Mei 2017 mendatang.
Konferensi ini merupakan pertemuan tahunan oleh asosiasi pelabuhan se-dunia atau The International Association of Ports and Harbors (IAPH). IAPH merangkum pelabuhan 80 negara dari lima benua dengan penguasaan jalur pelayaran sebesar 60 persen pelayaran dunia.
Direktur Utama Pelindo 2 Elvyn G Massasya yang jadi pembicara pada pembukaan Konferensi ini mengatakan, konferensi IAPH merupakan ajang penting bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) Industri kepelabuhan dunia.
Sebab konferensi ini dapat jadi momentum penting untuk berbagi praktik dan jalinan perkawanan antar pelaku bisnis bidang maritim logistik dunia.
“Untuk Indonesia kegiatan ini dapat sekaligus digunakan sebagai pengenalan konsep Integrated Chain Port, sharing pengetahuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Elvyn.
Konferensi tahunan IAPH ini merupakan yang ke-30. Konferensi ini rencananya akan dihadiri oleh sekitar 1.000 pelaku industri maritim dan logistik dunia anggota IAPH.
Tahun depan pagelaran konferensi IAPH ke-31 akan dihelat oleh pelabuhan nasional Azerbaijan di Baku setelah sebelum di Indonesia konferensi ini dihelat di Hamburg, Jerman. (*) Akhmad Dhani
Poin Penting Pemerintah dan Komisi XI DPR RI sepakat membentuk panja untuk membahas revisi UU… Read More
Poin Penting OJK dan BEI perkuat sinergi penegakan hukum untuk menjaga integritas pasar modal, termasuk… Read More
Poin Penting Status JKN PBI mendadak nonaktif akibat penyesuaian data, bukan pengurangan jumlah penerima bantuan… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More
Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More