News Update

Konektivitas Antar Wilayah Jadi Fokus Pembangunan Infrastruktur

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, meningkatnya anggaran infrastruktur sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan dengan perbaikan produktivitas dan efisiensi perekonomian, serta mengurangi kesenjangan antar wilayah.

Sebagai informasi, anggaran infrastruktur yang dialokasikan dalam Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2018 cukup besar. Dalam RAPBN tahun 2018, anggaran infrastruktur yang disetujui oleh pemerintah bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) mencapai Rp409 triliun.

“Peran infrastruktur diarahkan tidak hanya pada pemenuhan layanan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong perbaikan konektivitas, distribusi logistik, transportasi, dan elektrifikasi,” ujar Sri Mulyani, di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis, 31 Agustus 2017.

Dia mengungkapkan, bahwa anggaran infrastruktur antara lain akan dimanfaatkan untuk membangun jalan sepanjang 856 kilo meter (km), irigasi sepanjang 781 km, pembangunan perumahan sebanyak 7.062 unit, serta untuk mendukung pencapaian rasio elektriflkasi sebesar 95,15 persen.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur sangat penting untuk mengejar ketertinggalan (gap) pembangunan infrastruktur dengan negara-negara di kawasan. Dengan demikian, strategi pembangunan infrastruktur akan menjadi pondasi pembangunan Indonesia ke depan tidak hanya untuk pemerataan antarwilayah.

“Ini juga ditujukan untuk meningkatkan daya saing global. Di sisi lain, pembangunan infrastruktur khususnya sektor transportasi diharapkan dapat meningkatkan eiisiensi ekonomi dan menekan terjadinya disparitas harga,” tutupnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

2 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

10 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

11 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

12 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

13 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

13 hours ago