Jakarta–Gejolak perekonomian global yang terjadi saat ini, telah berdampak kepada negara-negara berkembang seperti Indonesia. Hal ini menjadi tantangan industri keuangan, khususnya pemerintah dan regulator terkait untuk mengantisipasi kondisi perekonomian global itu.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menilai, gejolak perekonomian global tersebutmenjadi tantangan industri keuangan nasional. Maka dari itu, kata dia, industri keuangan nasional harus bisa menghadapi tantangan tersebut.
“Kita punya tugas yang tidak ringan, karena di tengah kelesuan ekonomi global kita punya tantangan pada ekonomi kita. Seperti ekonomi di China dan Jepang yang mengalami persoalan, bagaimana menghadapi itu di ekonomi kita,” ujar Muliaman di Jakarta, Senin, 7 November 2016.
Dia mengungkapkan, untuk mengantisipasi kondisi tersebut, maka dibutuhkan peran industri keuangan untuk membangkitkan perekonomian nasional melalui pembiayaan-pembiayaan yang sifatnya profuktif seperti pembiayaan pembangunan proyek infrastruktur.
“Bagaimana kita bisa mendorong ini agar kemudian jelas peran industri kuangan untuk kembali membangkitkan ekonomi nasional. Saya kira ini kewajiban kita, bagaiaman peran kita masing-masing terhadap perekonomian. Ini merupakan tantangan kita bersama,” ucap Muliaman. (*) (Baca juga : OJK Yakin Industri Keuangan Dorong Ekonomi Tumbuh 6%)
Editor: Paulus Yoga
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More