Yogyakarta – Anggota Dewan Komisioner merangkap Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Lana Soelistianingsih, menilai bahwa komunitas wanita bisa menjadi sarana ampuh dalam mencegah dan meminimalisir praktik investasi bodong di Indonesia. Menurut Lana, kedekatan hubungan pertemanan di antara wanita bisa menjadi cara sosialisasi dan edukasi yang efektif untuk mencegah jatuhnya korban praktik investasi ilegal ini.
“Wanita itu paling gampang dipengaruhi oleh teman wanitanya. Nah, di sinilah yang semestinya bisa kita fokuskan juga. Jadi, kalau misalnya ada investasi-investasi bodong atau literasi terkait kemampuan menggunakan smartphone itu memang paling gampang ya sesama temannya. Teman arisan saling menjelaskan. Dan seringkali yang tertipu itu juga adalah karena mereka percaya dengan teman wanitanya,” ucap Lana dalam dialog Infobank Top 100 Most Outstanding Women 2023 berjudul “Accelerating Financial Inclusion through Women Empowerment” di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Jumat, 12 Mei 2023.
Di samping itu, ia jelaskan pula bagaimana konsep memberdayakan komunitas wanita untuk kepentingan keuangan dan ekonomi telah diterapkan di luar negeri melalui pendirian Grameen Bank yang adalah sebuah lembaga perbankan dengan fokus memberikan pinjaman kredit mikro kepada masyarakat kurang mampu tanpa jaminan.
“Komunitas wanita itu sebetulnya powerful. Seperti Grameen Bank misalnya, itu kan fokusnya pada komunitas wanita. Nah, wanita itu kalau sampai terkena sanksi sosial dari sesama wanita yang lain itu sangat berat ya,” bebernya.
“Jadi, sekali lagi ya, wanita itu memiliki daya dorong ya untuk bisa menjadi penggerak sosialisasi atau edukasi, yang mana dalam hal investasi bodong, itu mampu meminimalisir praktik-praktik investasi bodong,” tutupnya. Steven Widjaja
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More