Categories: Snapshot

Komunitas Srikandi BUMN

Deputi Kementerian BUMN bidang Keuangan dan Management Risiko Nawal Nelly (kiri) menyerahkan plakat Srikandi BUMN kepada Direktur Remedial and Wholesale Risk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbkm Elisabeth Novie Riswanti di sela acara peluncuran website Srikandi BUMN dalam perayaan Hari Ibu di Jakarta, Selasa, 22 Desember 2020. Menyambut Hari Ibu, Kementerian BUMN memperkenalkan Komunitas Srikandi BUMN yang akan menjadi wadah seluruh karyawan perempuan di perusahaan BUMN untuk dapat saling mendukung, menginspirasi dan membangun personal yang profesional. Keberadaan komunitas ini diharapkan menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi kaum perempuan yang telah bekerja dan berkarya di perusahaan BUMN melalui peningkatan porsi kaum wanita di jajaran pengurus BUMN.

erman subekti

Recent Posts

IHSG Berpotensi Melemah, Ini Katalis Pemicunya

Poin Penting IHSG diproyeksi lanjut melemah pada awal pekan, dengan kisaran support di 6.800–6.915 dan… Read More

5 mins ago

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

4 hours ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

16 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

17 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

18 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

23 hours ago