Ilustrasi manajemen Pertamina (foto: ist)
Poin Penting
Jakarta – Di tengah kinerja keuangan yang solid, PT Pertamina EP terus memperkuat praktik keberlanjutan dan transparansi data untuk memberikan dampak positif bagi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
“Kami akan terus memperkuat akuntabilitas dan transparansi agar kebermanfaatan perusahaan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat dan lingkungan,” kata Manager Communication, Relations & CID Regional Jawa, Pinto Budi Bowo Laksono, Kamis, 4 Desember 2025.
Menurutnya, komitmen tersebut turut mendorong Pertamina EP meraih peringkat bronze pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025.
Diketahui, ASRRAT merupakan ajang penilaian laporan keberlanjutan tingkat Asia yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR).
Baca juga: Pertamina EP Cetak Laba Rp7,91 Triliun di 2024, Melesat 125 Persen
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan bagi perusahaan atau lembaga yang menyusun dan mempublikasikan Laporan Berkelanjutan (Sustainability Report) Tahun Buku 2024.
Kehadiran ASRRAT turut mendorong percepatan pelaporan keberlanjutan serta memberikan apresiasi atas upaya terbaik perusahaan dalam mengomunikasikan kinerja operasi, bisnis, dan tata kelola yang berdampak pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Baca juga: Julfi Hadi Mundur dari Jabatan Dirut Pertamina Geothermal Energy, Ada Apa?
“Penghargaan peringkat Bronze yang diterima Pertamina EP menunjukkan bahwa perusahaan telah berada pada jalur yang benar dalam memperkuat praktik keberlanjutan dan transparansi data,” ujarnya.
Komitmen terhadap keberlanjutan dan transparansi data sejalan dengan kinerja positif perusahaan sepanjang 2024.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta, Rabu, (18/6), perusahaan meraih laba sebesar USD483 juta atau setara Rp7,91 triliun (kurs Rp16.382 per dolar AS).
Perolehan laba tersebut tumbuh 125 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Perusahaan mencatatkan produksi sebesar 65.482 barel minyak per hari (BOPD) dan 809,40 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD), setara dengan total 205,18 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD).
Baca juga: 7 Anak Usaha Pertamina Masuk Daftar Penghasil Minyak Terbesar RI
Dalam RUPST tersebut, Pertamina EP menegaskan arah transformasi bisnis melalui digitalisasi operasional, penerapan teknologi pengeboran canggih, serta pengembangan proyek penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS/CCUS) sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip ESG (environmental, social, and governance). (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More