“Tidak ada negara kompetitif yang infrastrukturnya tertinggal. Makanya Presiden Jokowi sangat fokus pada infrastruktur,” tegas Ani sapaan Sri Mulyani di depan ratusan peserta Simposium Nasional.
Lebih lanjut Ani menuturkan, kondisi geografis Indonesia yang berupa negara kepulauan membuat infrastruktur semakin esensial dalam pembangunan ekonomi.
Baca juga: Pemerintah Yakin Investasi Dukung Realisasi Target Perekonomian
“Kalau mau bicara tentang kompetisi ekonomi, tidak mungkin hanya fokus di Jakarta dan Jawa saja, tapi seluruh Indonesia,” ujar mantan Managing Director World Bank tersebut.
Selain infrastruktur, Ani menyebut program-program subsidi pemerintah seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) merupakan salah satu usaha pemerintah untuk membangun masyarakat yang sehat dan kompetitif.
Menurut Ani investasi yang dilaksanakan pemerintah agar kelompok muda bisa jadi manusia Indonesia yang sehat dan kompetitif. “Dalam konteks itu, pendidikan dan kesehatan sangat utama dan penting,” tukasnya. (*)
Page: 1 2
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More