CSR

Komitmen Jaga Lingkungan, PHE ONWJ dan Dinas Kehutanan Jabar Lakukan Ini

Jakarta – Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat meneken komitmen bersama “Rehabilitasi Hutan dan Lahan serta Pengabdian kepada Masyarakat di Pesisir Pantai Utara Jawa Barat”, di Taman Hutan Raya Juanda, Bandung.

Komitmen bersama ini merupakan bagian dari upaya besar dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta bentuk nyata dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PHE ONWJ.

Selain itu, komitmen ini menunjukkan kolaborasi kompetensi teknis dari masing-masing instansi guna memastikan keberlanjutan program pengembangan masyarakat dan lingkungan

Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana mengatakan, salah satu fokus utama dari komitmen ini adalah implementasi teknologi tepat guna appostraps (alat pemecah, peredam ombak, dan sedimen traps) yang telah dipasang dan berhasil memberikan dampak positif di sejumlah wilayah pesisir Jawa Barat. 

Baca juga : Tingkatkan Layanan Digital, Bank Banten Hadirkan Fitur Pembayaran QRIS di Jawara Mobile

“Appostraps adalah inovasi sederhana yang sangat bermanfaat untuk pencegahan abrasi, sekaligus mengembalikan daratan yang hilang akibat abrasi. Sedimentasi yang terbentuk dari hasil instalasi appostraps menjadi daratan, yang kemudian dimanfaatkan untuk penanaman mangrove, sehingga ekosistem pesisir dapat terjaga dengan baik,” katanya, dikutip Jumat, 15 November 2024.

Ia menegaskan, pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam melestarikan hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan. Tidak bisa hanya satu pihak yang bekerja untuk melestarikan hutan dan menjaga keberlanjutan lingkungan. 

“Kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah dan sektor swasta bisa bersinergi untuk tujuan bersama. Harapan saya, komitmen ini dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan lain di Jawa Barat untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan,” tambah Dodit.

Sementara itu, Senior Manager Relations Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, Agus Suprijanto Agus Suprijanto menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat atas dukungan yang diberikan dalam mewujudkan kolaborasi ini. 

Baca juga : Gandeng BNN, PTPN III Perangi Penyalahgunaan Narkotika di Lingkungan Pekerja  

“Sebagai anak perusahaan BUMN yang bergerak di bidang energi, kami memiliki komitmen tinggi untuk bersama-sama dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan membangun serta menjaga tanah air. Tujuan kami adalah memberikan nilai tambah yang tidak hanya berfokus pada ekonomi, tapi juga meliputi kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.” ujar Agus.

Agus juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam setiap program TJSL yang dilakukan. Pihaknya percaya, program tanggung jawab sosial dan lingkungan ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang kuat dan lingkungan yang lestari. 

“Semoga, melalui kolaborasi ini, kita dapat melihat hasil nyata yang berkelanjutan untuk masyarakat pesisir dan lingkungan Jawa Barat,” bebernya.

Diketahui, Appostraps merupakan inovasi penanggulangan abrasi, yang telah memperoleh paten dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. 

Implementasi appostraps telah terbukti efektif mengatasi abrasi dan membentuk sedimentasi di wilayah pesisir di tiga kabupaten di Jawa Barat, yakni Dusun Pasir Putih dan Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, serta Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran di Kabupaten Karawang; Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang; serta Desa Balongan, Kecamatan Balongan, di Kabupaten Indramayu.

Dibuat dari ban bekas, inovasi appostraps menelan biaya pemasangan yang jauh lebih murah dibandingkan metode penahan abrasi lainnya, seperti geobag atau tanggul beton. 

Dengan bahan dasar yang mudah diperoleh dan biaya yang terjangkau, teknik perakitan appostraps juga mudah, sehingga dapat mudah diduplikasi di mana saja. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 jadi 4,7 Persen

Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More

4 mins ago

Ahli Usul RUU Perampasan Aset Difokuskan Jerat Pejabat Publik

Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More

28 mins ago

Bank Amar Bidik UMKM untuk Perkuat Ekonomi Digital

Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More

56 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah ke 7.268, Sektor Industri Pimpin Pelemahan

Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More

2 hours ago

Prabowo: Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta Meski Harga Avtur Naik

Poin Penting Pemerintah memastikan biaya haji 2026 turun Rp2 juta meski harga avtur naik. Kenaikan… Read More

3 hours ago

Menimbang Kriteria Calon Dirut BEI

Oleh Paul Sutaryono PADA 25 Maret 2026, Mahkamah Agung telah resmi melantik Friderica Widyasari Dewi… Read More

3 hours ago