Moneter dan Fiskal

Komisi XI Sepakati Asumsi Makro RAPBN 2017

Jakarta – Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) telah menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2017 yang diajukan oleh pemerintah.

Dalam rapat yang dihadiri oleh Menteri Keuangan, Kepala Bappenas, Gubernur Bank Indonesia (BI), dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut, telah disepakati empat asumsi dasar ekonomi makro.

Pertama, pertumbuhan ekonomi disepakati di kisaran 5,2%-5,6%. Kedua, laju inflasi 3%-5%. Ketiga, suku bunga SPN 3 bulan 5%-6%, dan Keempat, nilai tukar rupiah Rp13.300-Rp13.600 per US$. Keempat asumsi makro tersebut disepakati dengan catatan dari fraksi.

“Dalam penyusunan RAPBN yang akan datang agar lebih realistis dan berdasarkan kondisi perkembangan perekonomian dan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya,” ujar Ketua Komisi XI DPR RI Ahmadi Noor Supit di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin malam, 18 Juli 2016.

Komisi XI meminta pemerintah agar asumsi dasar ekonomi makro dalam pembicaraan pendahuluan RAPBN 2017 yang telah ditetapkan dapat direalisasikan dalam pembangunan yang berkualitas dan berkeadilan serta dapat dinikmati seluruh masyarakat Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga diminta memulai belanja pemerintah dalam APBN 2017 untuk lebih fokus dan terukur dalam membuat program-program berdasarkan prinsip money follow program dalam belanja prioritas yang dikoordinir oleh Kepala Bappenas.

Hasil kesepakatan Komisi XI dan pemerintah terkait asumsi makro ekonomi tersebut, nantinya akan menjadi dasar pertimbangan pemerintah dalam menyusun RAPBN 2017. (*)

 

Editor : Apriyani K

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

3 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

3 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

3 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

3 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

7 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

10 hours ago