Jakarta – Wakil Ketua Komisi XI DPR Hafisz Tohir menilai nama Destry Damayanti layak untuk menempati posisi sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) yang baru menggantikan Mirza Adityaswara.
Hafisz menyebut, bekal kemampuan dan pengetahuan dalam bidang perekonomian Destry cukup memumpuni dalam menjalani tugas tersebut. Walau begitu pihaknya masih terus menelusuri jejak karir dan kemampuan Destry salah satunya dengan mengundang rapat Badan Intelejen Negara (BIN).
“Kalau dilihat secara kemampuan ekonomi dia cukup layak dan kami undang BIN tadi kami lihat dari sisi apakah dia patuh terhadap Pancasila,” kata Hafizh di Kompleks DPR RI Jakarta, Senin 8 Juli 2019.
Dirinya menngungkapkan, lembaga seperti BI selayaknya dapat berdiri tanpa intervensi dari pihak manapun. Oleh karena itu DPR berupaya untuk menghadirkan calon pemimpin yang tepat. Dirinya berharap, Destry Damayanti dapat menjalankan tugas rumah independensi BI tersebut dengan baik.
“Kita menginginkan Ibu ini betul-betul membawa BI menjadi bank sentral independen dan kita juga tidak terorientasi kepentingan negara lain,” kata Hafizh.
Nama Destry Damayanti merupakan calon tunggal Deputi Gubernur Senior (DGS) BI yang diajukan Presiden Joko Widodo kepada DPR. Dirinya akan menggantikan DGS BI saat ini, yakni Mirza Adityaswara, yang masa jabatannya selesai pada Juli 2019.
Sebelum menjabat di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Destry pernah mendudukI jabatan penting seperti Kepala Ekonom Bank Mandiri, Direktur Eksekutif Mandiri Institute, hingga Ketua Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BNI mengingatkan lonjakan transaksi Ramadan dan pencairan THR meningkatkan risiko kejahatan siber, khususnya… Read More
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More