Categories: News UpdatePerbankan

Komisi XI Minta Bank Mandiri Perkuat Bisnis Anak Usaha Syariahnya

Jakarta – Komisi XI DPR RI mendorong PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) untuk berkomitmen dalam mendorong kinerja anak usaha miliknya terkhusus untuk PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) guna mendukung industri keuangan syariah.

Hal tersebut tercatat sebagai hasil kesimpulan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Bank Mandiri dan Komisi XI. Menanggapi hal tersebut, Direktur Keuangan Bank Mandiri Panji Irawan mengaku akan terus mendorong bisnis anak usahanya yang terus tumbuh positif salah satunya Mandiri Syariah.

“Kalau dia growing kurang modal, kita pasti masuk. Begitu growht besar dan perlu equity kita akan masuk,” kata Panji di Kompleks DPR RI Jakarta, Selasa 26 November 2019.

Panji juga menyebut, pihaknya terus mendukung rencana bisnis Mandiri Syariah termasuk niatan Mandiri Syariah untuk dapat IPO. Tak hanya itu, bila diperlukan hingga tahun 2020 ke depan pihaknya di induk juga tak menutup kemungkinan untuk dapat menyuntikan modal tambahan ke Mandiri Syariah.

“Itu semua ada rencana apakah nanti dia go public. Itu termasuk kombinasi. Apakah setoran, go public atau menerbitikan subordinasi ke bonds,” ucap Panji.

Bisnis Mandiri Syariah masih terus tumbuh positif. Di mana Mandiri Syariah mencatatkan laba bersih disepanjang kuartal III 2019 sebesar Rp872 miliar atau mengalami kenaikan mencapai 100,38 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, per September 2019 pembiayaan Mandiri Syariah juga tumbuh sebesar 13,14% dari Rp65,24 triliun per September 2018 menjadi Rp73,82 triliun. Pembiayaan segmen konsumer yang meliputi pembiayaan Kendaraan Berkah, Pensiun Berkah, Mitraguna Berkah dan Griya Berkah mencatatkan pertumbuhan tertinggi dengan angka kenaikan 27,58% dari Rp22,53 triliun per September 2018 menjadi Rp28,74 triliun per September 2019. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Ipsos Ungkap Strategi E-Wallet agar Bisa Bersinar Tanpa Super App

Poin Penting E-wallet berkembang optimal melalui kolaborasi lintas platform dan bukan sekadar transformasi menjadi super… Read More

26 mins ago

OJK Kawal Audit Forensik Bank Jambi, Pastikan Hak Nasabah Terlindungi

Poin Penting OJK Jambi awasi ketat tindak lanjut PT Bank Pembangunan Daerah Jambi pascagangguan ATM… Read More

26 mins ago

Realisasi Kredit Bank Mandiri Januari 2026 “Ngegas”, Tumbuh 15,62 Persen

Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit Rp1.511,4 triliun per Januari 2026, naik 15,62 persen yoy,… Read More

38 mins ago

Mochtar Riady Jual Gedung Ikonik One Raffles Place di Singapura, Segini Nilainya

Poin Penting Mochtar Riady melalui OUE Commercial REIT menjajaki penjualan One Raffles Place dengan estimasi… Read More

47 mins ago

Kolaborasi Kadin dan Perumnas Dukung Program Perumahan Nasional

Poin Penting Kadin–Perumnas MoU percepat Program Perumahan Nasional lewat sinergi BUMN dan dunia usaha Perluas… Read More

55 mins ago

Menag Nasaruddin Lapor KPK soal Penggunaan Jet Pribadi OSO, Ini Alasannya

Poin Penting Menag Nasaruddin Umar melaporkan ke KPK soal penerimaan fasilitas jet pribadi dari OSO… Read More

1 hour ago