Moneter dan Fiskal

Komisi XI Harap Paripurna Setujui Hasil Calon Gubernur dan Deputi BI

Jakarta – Setelah mendengarkan masukan, saran dan pendapat dari seluruh fraksi, Rapat Internal Komisi XI DPR-RI memutuskan secara musyawarah mufakat untuk menetapkan Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) dan Dody Budi Waluyo sebagai Deputi Gubernur BI Periode 2018-2023.

Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI Achmad Hafisz Tohir di Gedung Paripurna, Jakarta, Selasa, 3 April 2018 mengharapkan agar dalam Rapat Paripurna DPR-RI ini dapat menyetujui atas Hasil Pembahasan terhadap Calon Gubernur BI dan Deputi Gubernur BI terpilih untuk periode lima tahun mendatang.

Menurutnya, Calon Gubernur BI dan Deputi Gubernur BI terpilih diharap dapat menjaga stabilitas ekonomi nasional dalam menghadapi adanya potensi gejolak ekonomi global. Stabilitas perekonomian tersebut harus dilakukan dengan kebijakan moneter yang dititikberatkan pada upaya untuk memelihara stabilitas nilai tukar rupiah.

Baca juga: Paripurna Setujui Hasil Calon Gubernur dan Deputi BI

Selanjutnya, dirinya juga berharap agar Calon Gubernur dan Calon Deputi Gubernur BI terpilih juga dapat meningkatkan koordinasi dengan pemerintah, OJK dan DPR-RI terkait dengan kebijakan BI di bidang moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran dengan tetap menjaga independensi BI sebagai Bank Sentral.

“Kebijakan-kebijakan BI ke depan diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, mengurangi kemiskinan dan mengatasi permasalahan kesenjangan ekonomi di Indonesia,” ujarnya.

Setelah hasil rapat Paripurna terkait persetujuan hasil Calon Gubernur BI dan Deputi Gubernur BI, DPR-RI akan membawa hasil rapat Paripurna ini ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kemudian dilanjutkan ke Mahkamah Agung (MA) untuk pelantikan Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI dan Dody Budi Waluyo sebagai Deputi Gubernur BI. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

3 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

4 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

4 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

5 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

5 hours ago