Moneter dan Fiskal

Komisi XI DPR Setujui Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2025, Berikut Rinciannya

Jakarta – Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyepakati asumsi dasar ekonomi makro tahun 2025 dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF).

“Pemerintah telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,1 – 5,5 persen di tahun 2025,” kata Ketua Komisi XI Kahar Muzakir dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Kamis, 6 Juni 2024.

Selain itu, asumsi dasar ekonomi makro lainnya yang disetujui oleh pemerintah, yaitu inflasi berkisar di angka 1,5 – 3,5 persen, nilai tukar rupiah Rp15.300 – Rp15.900, serta tingkat suku bunga SBN 10 Tahun sebesar 6,9 – 7,2 persen.

Baca juga: Komisi XI DPR Setujui Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen di 2025

Sementara itu, untuk target pembangunan yang disetujui oleh pemerintah adalah tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,5 – 5,0 persen, tingkat kemiskinan sebesar 7,0 – 8,0 persen, tingkat kemiskinan ekstrem 0 persen, gini rasio (indeks) berkisar 0,379 – 0,382, serta indeks modal manusia 0,56 persen.

Lebih lanjut, pemerintah juga menetapkan nilai tukar petani (NTP) ditargetkan sekitar 115 –120. Sedangkan nilai tukar nelayan (NTN) berkisar 104 -105.

Baca juga: Menteri PPN Beberkan Opsi Pangkas Defisit APBN Era Prabowo-Gibran

Asumsi tersebut, telah disetujui oleh Komisi XI DPR RI, Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Gubernur Bank Indonesia dan Ketua DK Otoritas Jasa Keuangan

Adapun asumsi pertumbuhan ekonomi tahun 2025 akan menjadi landasan dalam penyusunan APBN 2025 yang merupakan masa transisi, di mana APBN akan dilaksanakan oleh pemerintah Prabowo Subiantor dan Gibran Rakabuming Raka. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Catatan HUT ke-47 Infobank: Lazy Bank, Kriminalisasi Kredit Macet, dan Ujian Akhir Disiplin Fiskal

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut para… Read More

3 mins ago

Rebranding Produk Tabungan BTN Pos, BTN Bidik Dana Murah Rp5 Triliun

Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More

9 hours ago

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

16 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

17 hours ago

Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More

17 hours ago

Sempat Sentuh Level 9.000, IHSG Sepekan Menguat 2,16 Persen

Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More

18 hours ago