Keuangan

Komisi XI DPR Gelar Fit and Proper Test Calon DK LPS 2025-2030

Jakarta – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyatakan malam ini, Senin, 22 September 2025, akan melakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan calon Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025-2030.

Hal tersebut mengingat kursi Ketua Dewan Komisoner dan Wakil Dewan Komisioner LPS kosong, sejak Purbaya Yudhi Sadewa dilantik menjadi Menteri Keuangan dan Lana Soelistianingsih habis masa jabatannya pada Februari lalu.

“Malam ini jadwal fit and proper test untuk calon anggota Dewan Komisioner LPS,” kata Misbakhun saat dihubungi Wartawan, Senin, 22 September 2025.

Baca juga: Wamenkeu Anggito Masuk Bursa Calon Ketua DK LPS, Purbaya Bilang Begini

Berikut nama-nama calon Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025-2030:

  1. Dwityapoetra Soeyasa Besar (Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik Lembaga Penjamin Simpanan)
  2. Muhammad Iman Nuril Hidayat Budi Pinuji (Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan)
  3. Agresius R. Kardiman (Risk Management and Compliance Director PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk)
  4. Ferdinan Dwikoraja Purba (Komisaris Independen PT Asuransi Jasa Tania Tbk)
  5. Anggito Abimanyu (Wakil Menteri Keuangan)

Sebagai informasi, saat ini Didik Madiyono, Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank resmi ditunjuk sebagai Pejabat pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Komisioner LPS, terhitung efektif sejak 9 September 2025.

Baca juga: Tok! LPS Pangkas Tingkat Bunga Penjamin Jadi 3,5 Persen

Keputusan tersebut berdasarkan hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) LPS pada Selasa, 9 September 2025. Penunjukan ini menyusul pengunduran diri Purbaya Yudhi Sadewa dari Ketua Dewan Komisioner LPS yang dilantik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan RI pada 8 September 2025. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Rosan: Ekonomi Syariah Jadi Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Tensi Geopolitik

Poin Penting Rosan Roeslani menekankan ekonomi syariah mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian… Read More

34 mins ago

Ma’ruf Amin Optimistis Pangsa Pasar Ekonomi Syariah Mampu Tembus 50 Persen

Poin Penting Wakil Presiden Ma’ruf Amin optimistis pangsa pasar ekonomi syariah Indonesia bisa melebihi 50… Read More

3 hours ago

Tingkatkan Recurring Income, Emiten Properti SMRA Tambah Portofolio Bisnis Hotel

Poin Penting Harris Hotel & Convention Serpong resmi dibuka, menjadi hotel ketiga brand Harris milik… Read More

3 hours ago

Total Pendapatan Asuransi Jiwa 2025 Capai Rp238,71 Triliun, Tumbuh 9,3 Persen

Poin Penting Total pendapatan asuransi jiwa 2025 mencapai Rp238,71 triliun, naik 9,3 persen yoy, namun… Read More

3 hours ago

Bank BPD Bali Imbau Nasabah Waspada Penipuan Digital Jelang Nyepi dan Lebaran

Poin Penting Bank BPD Bali mengingatkan nasabah meningkatkan kewaspadaan karena momentum pencairan THR dan meningkatnya… Read More

3 hours ago

Waskita Karya Garap Proyek Rumah Sakit di Maluku, Segini Nilai Kontraknya

Poin Penting Waskita Karya (WSKT) mengerjakan pembangunan gedung baru seluas 8.438 m² senilai Rp217,97 miliar,… Read More

3 hours ago