Jakarta – Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza pada acara BUMN Performance Excelence Award 2020 menegaskan agar perusahan badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia, dapat bersaing secara global dan memberikan pengaruh secara luas terhadap perekonomian dunia.
Menurutnya, fakta-fakta menunjukkan saat ini BUMN tanah air sangat jauh tertinggal dari perusahaan BUMN di negara lain. “Mungkin hanya sektor tertentu yang dapat compare (bersaing) dengan perusahaan besar,” kata Faisol Riza, di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2020.
Faisol mengungkapkan, setelah mendalami satu persatu, hasil tanya jawab dari sidang yang pernah dilakukan komisi VI DPR dengan 50 BUMN, sebagian besar dari perusahaan BUMN tersebut tidak menggunakan visi perusahaan dalam rangka kompetisi BUMN, melainkan atas arahan presiden. Ini karena BUMN tidak merasa penting untuk kompetisi dengan pemain global.
“Dari segi kompetisi kurang sekali. Padahal, kalau sudah jadi pemain bisnis, perlu kompetisi dan kembangkan RND-nya. RND kita tertinggal jauh dengan perusahaan BUMN negara lain. Harapannya, sekarang di kepemimpinan Menteri Erick, mutu, visi, keunggulan, dan RND akan betul-betul berjalan dan BUMN bisa menjadi pemain global. Dalam hal ini, Pelindo, Angkasa Pura, sudah mulai bersaing keras,” pungkasnya. (Ayu Utami)
Poin Penting Pesawat ATR 42-500 ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dalam… Read More
Poin Penting Sistem rujukan JKN bukan hambatan, melainkan mekanisme untuk memastikan peserta mendapat layanan medis… Read More
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More