Nasional

Komisi V DPR Usul Diskon Tarif Tol Lebaran 2025 Berlaku Penuh di 24 Maret-10 April

Jakarta – Tim Komisi V DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae menyoroti kebijakan diskon tarif tol yang dinilai tidak maksimal dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2025.

Menurutnya, diskon tarif tol yang hanya berlaku selama dua hari pada arus balik mudik, yakni 8 dan 9 April, tidak cukup memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita bayangkan harapan masyarakat, diskon tarif tol itu seharusnya diberlakukan sejak 24 Maret untuk arus mudik dan hingga 10 April untuk arus balik. Kok hanya diberikan dua hari?” katanya, saat melakukan kunjungan kerja spesifik ke Posko Mudik Jalan Tol Jakarta-Merak, Cilegon, Kamis, 14 Maret 2025.

Baca juga : Diskon Tarif Listrik 50 Persen jadi Penyebab Utama Deflasi Januari 2025

Lebih lanjut, Ridwan menyarankan agar kebijakan diskon tarif tol yang ditetapkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) diperpanjang untuk mencakup periode mudik yang lebih panjang. Dengan demikian, pemudik bisa menikmati diskon baik saat berangkat maupun kembali sesuai dengan jadwal perjalanan yang lebih fleksibel.

“Kalau cuma dua hari, bisa jadi pemudik sudah kembali sebelum diskon berlaku. Sayang sekali kalau kebijakan ini tidak bisa dinikmati masyarakat. Oleh karena itu, kami mengimbau pemilik jalan tol agar pemberian diskon dimulai sejak 24 Maret hingga 10 April, sehingga seluruh pemudik bisa merasakannya,” ungkapnya.

Meski demikian, legislator Fraksi P-Golkar itu mengapresiasi persiapan yang telah dilakukan pihak pengelola jalan tol dalam menghadapi arus mudik.

Baca juga : Mudik Lebaran 2025, Garuda Indonesia-Citilink Siapkan 1,9 Juta Kursi dan 341 Extra Flight

Menurutnya, meskipun masih ada kekurangan dalam kebijakan diskon, kesiapan infrastruktur dan fasilitas yang telah disiapkan sudah cukup baik untuk mendukung kelancaran perjalanan pemudik.

“Dari penjelasan yang kami terima, mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Kami berharap kebijakan diskon ini bisa segera diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tutup Ridwan.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Komisi V DPR RI untuk memastikan bahwa seluruh aspek persiapan mudik berjalan optimal demi kenyamanan dan kemudahan bagi para pemudik. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

44 mins ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

1 hour ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

2 hours ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

3 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

4 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

5 hours ago