Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, saat memimpin kunjungan kerja spesifik (kunspek) Tim Komisi II ke Bank Sumut di kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (1/4/2026). Foto: DPR
Poin Penting
Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR, Bahtra Banong, mengapresiasi digitalisasi yang dilakukan Bank Sumut. Transformasi tersebut dinilai menunjukkan kemajuan signifikan dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Apresiasi itu disampaikan saat Bahtra memimpin kunjungan kerja spesifik (kunspek) Tim Komisi II ke Bank Sumut di Medan, Sumatra Utara, Selasa, 1 April 2026.
Ia menegaskan, digitalisasi di sektor perbankan merupakan keniscayaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
“Kami tadi melihat sudah ada kemajuan digitalisasi dari tahun ke tahun yang dilakukan Bank Sumut dan memang digitalisasi ini tidak bisa dihindari,” ujar Bahtra, dinukil laman DPR, Kamis, 2 April 2026.
Baca juga: Bank Sumut Kini Berubah Status Jadi Perseroda
Menurut Bahtra, modernisasi layanan perbankan membuat transaksi menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien. Masyarakat pun dapat mengakses layanan keuangan dengan lebih mudah tanpa batasan ruang dan waktu.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi di sektor perbankan juga mendorong persaingan yang semakin terbuka, baik antarabank lokal maupun bank daerah.
“Perbankan itu makin modern, transaksinya juga makin modern. Mau tidak mau kita harus mengikuti perkembangan zaman sehingga kompetisi antara bank lokal dan bank daerah juga bisa terjadi,” jelasnya.
Baca juga: Strategi Bank Sumut Genjot Porsi Nasabah
Kondisi ini dinilai berdampak positif karena mendorong peningkatan kualitas layanan, inovasi digital, serta keamanan transaksi. Nasabah pun diuntungkan melalui kemudahan akses dan beragam pilihan produk perbankan yang semakin kompetitif.
Dari sisi kinerja, PT Bank Sumut mencatat hasil keuangan yang solid sepanjang 2025. Hingga September 2025, laba bersih mencapai Rp539 miliar atau tumbuh 3,63 persen secara tahunan (YoY).
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh efisiensi operasional dan penyaluran kredit yang mencapai Rp32,4 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi menyebabkan 12 orang luka tanpa korban jiwa. Dugaan sementara,… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 1,25% ke level 7.094,52 dengan nilai transaksi Rp6,89… Read More
Poin Penting: BPS mengerahkan 116 ribu petugas untuk menjamin akurasi data dalam Sensus Ekonomi 2026.… Read More
Poin Penting Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara dipicu deformasi kerak bumi dengan mekanisme thrust… Read More
Poin Penting Penggunaan SPKLU PLN melonjak 4,14 kali lipat selama RAFI 2026, dengan 303.234 transaksi… Read More
Poin Penting SeaBank mencatat laba bersih Rp678,4 miliar di 2025, tumbuh 79 persen yoy, melanjutkan… Read More