News Update

Komisaris PT PP Kunjungi Proyek Tangki Timbun Pulau Nipa

Jakarta – President Commisioners PT PP (Persero) Tbk, Andi Gani Nena Wea didampingi Dewan Komisaris lainnya beserta Direktur Strategi Korporasi & Human Capital Managment M. Aprindy dan Direktur Operasi 3 Abdul Haris Tatang melakukan kunjungan kerja untuk melihat sejauh mana perkembangan proyek tangki timbun di Pulau Nipa, kepulauan Riau, Sabtu, 22 Juni 2019.

PT PP sendiri merupakan Investor sekaligus kontraktor dalam proyek tersebut. Dengan total nilai proyek hampir mencapai US$ 400 Juta, proyek ini diharapkan selesai pada quartal pertama tahun 2021.

Indonesia sendiri dengan beragam kekayaannya memiliki arti yang sangat penting bagi kita. Dari Sabang hingga Merauke terbentang kekayaan laut dan ribuan pulau yang merupakan kebanggaan jatidiri bangsa. Luas negara Indonesia mecakup wilayah darat dan laut mencapai 8,3 juta kilometer persegi dengan jumlah pulau yang berhasil diidentifikasi sejumlah 17,504.

Tak bisa disangkal bahwa banyak sekali pulau-pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga dan salah satunya adalah Pulau Nipa Pulau Nipa, adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di perbatasan Indonesia dengan Singapura, dan merupakan wilayah dari pemerintah kota Batam, provinsi Kepulauan Riau. Pulau ini berada di sebelah barat laut dari pelabuhan Sekupang di pulau Batam.

Saat ini, kawasan tersebut ditempati prajurit TNI AL di bawah Komando Lanal Batam.
Pada tahun 2004 Pulau Nipa hampir dalam keadaan tenggelam, sehingga berpotensi menghilangkan batas-batas
terluar Base Point wilayah NKRI, untuk mengatasi hal tersebut Pemerintah melakukan revitalisasi dengan cara
mereklamasi Pulau Nipa yang selesai pada tahun 2008, upaya tersebut juga merupakan salah satu bukti keseriusan NKRI dalam mempertahankan batas – batas wilayahnya, agar kejadian seperti kasus Pulau Sipadan dan Ligitan tidak lagi terulang.

Pada Tahun 2010 melalui Blue Print pengembangan Pulau Nipa, dicanangkan sebuah rencana pengembangan Pulau Nipa sebagai wilayah pertahanan berbasis ekonomi berupa Storage Tank Terminal dengan
kapasitas 1.000.000 m3.

Design yang digunakan untuk Pekerjaan dimaskud menggunakan Teknologi terbaru untuk bisa digunakan untuk White Product. White product adalah suatu produk yang bernilai tinggi yag merupakan hasil
pengolahan dari minyak mentah (crude oil) melalui proses penyulingan (Distilasi) dengan karakteristik produk yang
lebih jernih, bervolatilitas rendah, tidak berwarna dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan
Black Product.

Contoh product yang dimaksud adalah Gasoline (Bensin), HSD (Diesel), Kerosine (Minyak Tanah), Naphta, MTBE.
Design Tanki yang digunakan menggunakan teknologi yang terbaik saat ini yang dilengkapi dengan Internal Floating
Roof (IFR) yang akan mengurangi kehilangan produk karena penguapan (vapor loss) hingga 85%~90%.

Selain itu Proyek Nipa Storage Tank Terminal menggunakan jenis Alumunium Dome Foor yang memiliki kelebihan selain lebih ringan, bebas perawatan serta tidak terkontaminasi dengan berbagai jenis product.

Dengan demikian selain memiliki nilai strategis, dengan dibangunnya Storage Tank Terminal Project menjadi potensi kawasan strategis untuk pengembangan ekonomi yang efektif untuk menjaga NKRI sebagai Pertahanan
berbasi Ekonomi.

Untuk itu, Andi Gani Nena Wea melakukan kunjungan kerja untuk melihat sejauh mana perkembangan proyek tersebut. (*)

Apriyani

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

1 hour ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

2 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

2 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

2 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

3 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

5 hours ago