Komisaris dan Direksi Petrindo Jaya (CUAN) Tambah Kepemilikan Saham, Segini Nilainya

Jakarta – Komisaris dan direksi di PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menambah kepemilikan sahamnya di emiten batubara tersebut. Erwin Ciputra selaku Komisaris Utama CUAN membeli saham sebanyak 800 ribu lembar atau 0,0071 persen dari jumlah seluruh saham yang dikeluarkan perseroan.

Pembelian saham dilakukan sebanyak enam kali pada 13 Oktober 2023 dan 16 Oktober 2023 dengan tujuan investasi. Adapun pembelian saham pertama sebanyak 200 ribu lembar saham dengan harga Rp2.790, kemudian 100 ribu lembar diharga Rp2.800.

Lalu, Erwin membeli kembali sebanyak 100 ribu lembar saham di level Rp2.420, dan dilanjutkan 200 ribu lembar saham di posisi Rp2.580, terakhir 100 ribu lembar saham diharga Rp2.660.

Selain Erwin, Michael yang merupakan Direktur Utama CUAN turut menambah kepemilikan sahamnya. Michael membeli saham CUAN sebanyak 37.100 lembar atau 0,00033 persen dari jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan perseroan.

Baca juga: Analis Bocorkan Kriteria Cawapres Incaran Investor

Jumlah tersebut, Ia beli dengan dua kali transaksi pada 16 Oktober 2023. Pertama diharga Rp2.710 sebanyak 25 ribu lembar saham, dan kedua 12.100 lembar saham di posisi Rp2.750.

Dengan transaksi ini, maka Michael telah memiliki saham CUAN sebanyak 72.100 lembar atau 0,00064 persen dari jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan perseroan. Tujuan Michael menambah kepemilikan saham CUAN yaitu untuk investasi.

Sebelumnya, CUAN melakukan diversifikasi usaha dengan merambahkan bisnisnya ke sektor penambangan batubara metalurgi dan mineral emas.

Atas langkah tersebut, perseroan pun melakukan adaptasi bisnis dan mencoba menangkap peluang usaha melalui dua anak usahanya, yaitu PT Daya Bumindo Karunia (DBK) dan PT Intam (INTAM).

Michael menyampaikan, perseroan optimis perluasan cakupan usaha ini akan mendorong pertumbuhan bisnis yang positif bagi perusahaan.

“Hal ini juga sejalan dengan strategi bisnis kami yang berfokus memperkuat posisi daya saing Perseroan tidak hanya di sektor energi, tetapi juga di sektor industri, yaitu melalui penambangan batu bara metalurgi yang mampu menghasilkan kokas sebagai bahan baku utama dalam industri baja,” papar Michael dikutip 18 Oktober 2023.

CUAN pun sebelumnya telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA) dengan anak usaha PT Indika Energy Tbk yaitu PT Indika Indonesia Resources (IIR) dan Indika Capital Investments Pte. Ltd. (ICI).

Baca juga: Komisaris GOTO Lego 332 Juta Saham, Tinggal Segini Sisa Sahamnya

Langkah ini dilakukan perseroan untuk memperoleh 100% kepemilikan PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU) pada tanggal 22 September 2023.

Dalam ketentuan CSPA, perusahaan akan membeli seluruh 2.263.030.000 saham di MUTU, termasuk Hak Pemasaran terkait yang dimiliki oleh ICI dengan total nilai sebesar US $218 juta.

Akuisisi kepemilikan saham di MUTU ini adalah komponen mendasar dari strategi jangka panjang Perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja operasional menjadi lebih efisien dan efektif dengan mengintegrasikan operasi serta memperkuat portofolio bisnis Perusahaan di bidang batu bara termal berkalori tinggi dan batu bara metalurgi.

MUTU adalah perusahaan pertambangan batu bara termal dan batu bara metalurgi bituminous yang berlokasi di Kalimantan Tengah, memiliki PKP2B (Perjanjian Kontrak Karya Pertambangan Batubara) generasi ke-3 dengan area konsesi yang luas mencapai 24.970 hektar. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

5 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

5 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

5 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

5 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

9 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

12 hours ago