Ilustrasi Pelayanan BFI Finance. (Foto: Istimewa)
Jakarta – BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mengumumkan pengunduran diri Sunata Tjiterosampurno dari jabatan komisaris BFIN pada Rabu, 18 Juni 2025.
“Pada tanggal 18 Juni 2025, perseroan telah menerima permohonan pengunduran diri dari Bapak Sunata Tjiterosampurno dari jabatannya sebagai Komisaris Perseroan,” tulis manajemen BFIN dikutip dari keterbukaan informasi, 18 Juni 2025.
Manajemen BFIN tak menjelaskan detail alasan Sunata mundur dari jabatannya tersebut. Pengunduran diri Sunata akan dibahas dan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Baca juga: BFI Finance Bakal Tebar Dividen Final Rp32 per Saham, Cek Jadwalnya
“Pengunduran diri tersebut di atas akan dibahas dan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang diselenggarakan sesuai Peraturan Perundang Undangan,” tambah manajemen.
Manajemen BFIN juga memastikan, pengunduran diri Sunata tak berdampak pada operasional, hukum dan kondisi keuangan perseroan.
Baca juga: Pembiayaan Multifinance Tembus Rp504,18 Triliun di April 2025, Tumbuh 3,67 Persen
Sebagai informasi, Sunata Tjiterosampurno telah menjabat sebagai Komisaris BFI Finance sejak 15 April 2015, berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB No. 44 dan diperkuat oleh Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 3 tertanggal 6 Juli 2015.
Kemudian, pria kelahiran 1972 ini, diangkat kembali berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB No. 7 tanggal 29 Juni 2020 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 8 tanggal 29 Juni 2020 untuk periode 2020–2025. (*)
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More