Keuangan

Kolaborasi UUS Tugu Insurance dan Kitabisa Dorong Pemberdayaan bagi Teman Disabilitas

Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance), melalui Unit Usaha Syariah (UUS), menjalin kerja sama dengan organisasi sosial Kitabisa.org dengan menggelar program #BisaBerdaya sebagai bukti eksistensi dan sinergi tanggung jawab sosial perusahaan di bidang kemanusiaan dan pemberdayaan, Rabu, 22 Januari 2025.

Program ini diinisiasi untuk mendukung teman disabilitas yang telah memiliki usaha, namun membutuhkan bantuan lebih lanjut agar bisnisnya dapat berkembang lebih maju.

Pada 22 Januari 2025, bertempat di Wisma Tugu I Jakarta, Tugu Insurance, yang diwakili oleh Ery Widiatmoko selaku Direktur Pemasaran Asuransi, bersama Kitabisa.org yang diwakili oleh Edo Irfandi selaku Direktur Kitabisa.org, melakukan simbolisasi penyerahan donasi program #BisaBerdaya kepada teman disabilitas.

Donasi ini merupakan bagian dari penyaluran dana zakat yang terkumpul melalui aktivitas bisnis Tugu Insurance Unit Usaha Syariah.

Baca juga: Tugu Insurance Sabet Penghargaan Bergengsi di Penghujung 2024

Edo Irfandi menjelaskan bahwa sebanyak 22,9 juta penyandang disabilitas di Indonesia menghadapi tantangan ekonomi dan keterbatasan akses pendidikan. Sebagian besar dari mereka bekerja di sektor informal dengan pendapatan rendah tanpa perlindungan asuransi, yang dapat memperburuk kondisi kehidupan mereka.

“Melalui program #BisaBerdaya, kami berharap kerja sama ini selain untuk mendukung teman disabilitas, ke depannya, juga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi pelaku UMKM disabilitas dan memberikan bantuan pendukung usaha dan pengembangan keterampilan,” jelas Ery Widiatmoko.

Bantuan Sesuai Kebutuhan dan Literasi Keuangan

Lebih lanjut, Ery menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan kepada teman disabilitas sejalan dengan semangat saling tolong-menolong dalam asuransi syariah.

Sebagian dari kontribusi atau premi asuransi syariah dialokasikan menjadi dana zakat untuk memberdayakan masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Bos Tugu Insurance Tatang Nurhidayat Tambah Kepemilikan Saham TUGU

Melalui program #BisaBerdaya, donasi diberikan dalam bentuk bantuan penunjang usaha, seperti peralatan atau kendaraan usaha sesuai kebutuhan.

Selain itu, teman disabilitas juga akan mendapatkan perlindungan aset usaha dari Tugu Syariah dalam bentuk asuransi mikro syariah untuk melindungi mereka dari risiko gangguan usaha.

“Teman disabilitas juga akan mendapatkan perlindungan aset usaha dari Tugu Syariah dalam bentuk asuransi mikrosyariah untuk melindungi teman disabilitas dari risiko gangguan usaha,” imbuhnya.

Program ini juga mencakup sesi pelatihan literasi keuangan yang bertujuan memberikan bekal kepada teman disabilitas agar dapat mengelola keuangan dengan lebih baik dan mengembangkan usaha mereka.

Seleksi Penerima Manfaat Program

Sebelum penyaluran donasi dilakukan, penerima manfaat program #BisaBerdaya telah melalui proses seleksi sesuai kriteria yang ditentukan.

Kriteria tersebut mencakup teman disabilitas yang sudah memiliki usaha, berasal dari keluarga kurang mampu, dan membutuhkan bantuan untuk pengembangan usaha.

Baca juga: Rangkaian Bakti Tugu Insurance sebagai Wujud Aksi Sosial Berkelanjutan

Sebanyak 20 penerima manfaat dipilih, terdiri dari teman disabilitas yang berdomisili di Jakarta dengan usaha berupa produksi dan penjualan makanan ringan, warung kecil, serta kerajinan tangan dan aksesori.

Komitmen pada SDGs dan ESG

Sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) dan perusahaan asuransi umum, Tugu Insurance tetap berkomitmen mendukung program-program yang berdampak langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dalam seluruh lini bisnis dan operasional Tugu Insurance. (*)

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

BRI Pasang Target Pertumbuhan Kredit 7-9 Persen Tahun Ini

Poin Penting Target kredit 2026 sebesar 7–9 persen, lebih rendah dari realisasi 2025 yang tumbuh… Read More

45 seconds ago

BEI Umumkan Evaluasi Indeks ECONOMIC30, Ini Hasilnya

Poin Penting BEI melakukan evaluasi mayor dan minor sejumlah indeks untuk periode Februari 2026, dengan… Read More

35 mins ago

Empat Alumni LPDP Kena Sanksi Kembalikan Dana Beasiswa Rp2 Miliar

Poin Penting Empat alumni LPDP telah mengembalikan dana hingga Rp2 miliar per orang karena tidak… Read More

45 mins ago

Waskita Karya Rampungkan 5 Blok Hunian Sementara di Aceh Utara

Poin Penting WSKT dan Kementerian PU bangun 5 blok Huntara di Aceh Utara, menampung hingga… Read More

49 mins ago

Mandiri Sekuritas Siap Bawa Emiten IPO dengan Free Float 15 Persen

Poin Penting OJK menetapkan free float minimum saham menjadi 15 persen, naik dari 7,5 persen,… Read More

1 hour ago

Bos BRI Kasih Bocoran Besaran Dividen Tahun Buku 2025

Poin Penting BRI membuka peluang rasio dividen 2025 lebih tinggi, didukung CAR kuat di level… Read More

1 hour ago