Keuangan

Kolaborasi Upbit dan ICEx Perkuat Infrastruktur Aset Digital Indonesia

Poin Penting

  • Upbit dan ICEx berkolaborasi untuk memperkuat ekosistem kripto teregulasi di Indonesia melalui dukungan teknologi dan keahlian operasional
  • Kemitraan ini bertujuan membangun infrastruktur perdagangan aset digital yang tangguh, patuh, serta meningkatkan keamanan dan kepercayaan pasarKolaborasi juga mencakup pengembangan inovasi seperti solusi kustodian dan penguatan teknologi regulasi untuk mendorong standar global dan perlindungan investor.

Jakarta – Bursa aset digital global yang dioperasikan oleh Dunamu Inc., Upbit berkolaborasi dengan Indonesia Crypto Exchange (ICEx) untuk memperkuat pengembangan ekosistem kripto teregulasi di Indonesia.

Dalam kerangka strategis ini, Upbit akan mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital Indonesia dengan menyediakan teknologi platform inti dan keahlian operasional untuk membangun, serta mengoperasikan tempat perdagangan yang tangguh dan patuh.

CEO Dunamu, Kyoungsuk Oh menjelaskan, kemitraan ini sebagai upaya perseroan dalam mendorong ekosistem aset digital yang diatur dengan baik secara global.

Baca juga: AI Ramai Dipakai Prediksi Harga Kripto, Upbit: Investor Tetap Perlu Hati-hati

“Dengan ICEx, kami bertujuan untuk berbagi teknologi platform dan keahlian operasional yang telah menjadikan Upbit sebagai pemimpin pasar di Asia dan memperkuat infrastruktur dasar sektor aset digital Indonesia,” jelas Dunamu dikutip 9 April 2026.

Diketahui, ICEx baru saja beroperasi di Indonesia di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Upbit Indonesia termasuk di antara pemegang saham ICEx grup, bersama dengan beberapa investor strategis.

Pang Xue Kai, CEO ICEx Group menjelaskan, bermitra dengan Upbit membawa keahlian global yang tak ternilai ke ekosistem lokal.

 “Kami percaya kolaborasi ini akan berkontribusi pada pengembangan lingkungan pasar yang lebih aman dan terpercaya di Indonesia,” jelasnya.

Sementara Resna Raniadi, CEO dari Upbit Indonesia menambahkan kolaborasi Upbit dan ICEx merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekosistem aset digital Indonesia.

“Kami percaya kolaborasi antara Dunamu dan ICEx akan menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem aset digital yang aman, teregulasi di Indonesia. Ini yang akan menghadirkan standar global dalam hal teknologi, kepatuhan, dan perlindungan investor,” tambahnya.

Baca juga: ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Kemitraan ini juga akan mengeksplorasi inovasi di bidang-bidang seperti solusi kustodian sambil memperkuat teknologi regulasi untuk meningkatkan pengawasan, kepatuhan, dan pelaporan.

Upbit akan mendukung ICEx dalam meletakkan dasar bagi ekosistem aset digital generasi berikutnya di Indonesia sekaligus berkontribusi pada evolusi pasar kripto yang diatur secara lebih luas di seluruh wilayah. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

15 mins ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

46 mins ago

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 ke 4,7 Persen, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More

47 mins ago

GrabX 2026

Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More

50 mins ago

Hasil Investigasi PBB: TNI Tewas di Lebanon Akibat Peluru Tank Israel

Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More

1 hour ago

BI Catat DPK Valas Bank Capai Rp1.367,2 Triliun per Februari 2026

Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More

1 hour ago