Categories: Snapshot

Kolaborasi Mendukung UMKM Menjadi Mandiri

Sekretaris Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Ida R. M. Sigalingging, Direktur PT Astra Honda Motor David Budiono, Ketua Pengurus YDBA Sigit P. Kumala, Presiden Direktur PT Dharma Poliplast Endang Ahmad Zakaria, Direktur PT Dharma Precision Tools Bangun Priyono dan Presiden Direktur Dharma Group Irianto Santoso (kiri ke kanan) usai penandatanganan komitmen kolaborasi pembinaan UMKM binaan YDBA antara PT Astra Honda Motor, Dharma Group dan YDBA di Sunter, Jakarta Senin 30 November 2020. YDBA terus berupaya melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik internal Grup Astra maupun eksternal Grup Astra untuk mendukung UMKM menjadi mandiri, naik kelas hingga go international. Dalam acara ini juga turut diluncurkannya Buku Pintar UMKM.

erman subekti

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

3 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

4 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

5 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

5 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

5 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

6 hours ago