News Update

Kolaborasi KB Bank dan BNI-AM Perluas Akses Investasi Nasabah

Poin Penting

  • PT Bank KB Indonesia Tbk gandeng PT BNI Asset Management untuk distribusi 8 produk reksa dana lintas aset
  • KB Bank bertindak sebagai APERD dan integrasikan layanan investasi dengan platform digital.
  • AUM reksa dana indeks BNI-AM Rp1,5 triliun (13 persen industri); kolaborasi bidik kenaikan NoA dan inklusi keuangan.

Jakarta – PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) terus memperkaya portofolio produk investasinya dengan menggandeng PT BNI Asset Management (BNI-AM) sebagai mitra distribusi reksa dana.

Melalui kerja sama ini, KB Bank bertindak sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan memasarkan delapan produk reksa dana dari berbagai kelas aset, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, hingga reksa dana indeks berbasis saham.

Direktur Ritel KB Bank, Robby Mondong mengatakan, kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi KB Bank dalam memperkaya portofolio produk investasi. 

“Kehadiran produk Reksa Dana BNI-AM di jaringan KB Bank memberikan alternatif investasi yang dapat membantu nasabah merencanakan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang secara lebih optimal,” ujar Robby, di Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.

Baca juga: Eastspring Indonesia Tawarkan 7 Produk Reksa Dana Lewat Bahana Sekuritas

Ia bilang, ke depanya akan terus mendorong integrasi layanan investasi dengan platform perbankan digital guna memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi nasabah.

Sementara itu, Direktur Utama BNI-AM, Ari Adil menyebut bahwa kerja sama ini sebagai peluang memperluas jaringan distribusi, khususnya untuk produk reksa dana indeks yang menjadi andalan perseroan.

“Manfaat lain bagi BNI-AM tentunya akan semakin memperluas jaringan pemasaran Reksa Dana terutama Reksa Dana Indeks yang menjadi produk andalan kami,” imbuhnya.

Dana Kelolaan

Diketahui, hingga akhir Juni 2025, dana kelolaan reksa dana indeks BNI-AM telah mencapai Rp1,5 triliun atau sekitar 13 persen dari total dana kelolaan produk Reksa Dana Indeks Industri Reksa Dana Indonesia.

Ari menuturkan, dengan beberapa pilihan Reksa Dana yang bisa dibeli secara langsung di kantor cabang KB bank, pihaknya yakin akan dapat mempermudah nasabah untuk menikmati solusi finansial dari BNI-AM. 

Baca juga: Perluas Akses Investasi Nasabah, Maybank AM Luncurkan Tiga Reksa Dana Anyar

“Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menambah Number of Account (NoA) nasabah baru namun juga meningkatkan manfaat inklusi keuangan yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” bebernya.

Dengan tersedianya pilihan produk investasi tersebut di kantor cabang KB Bank, nasabah diharapkan dapat lebih mudah memulai investasi secara aman, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan finansial masing-masing. (*)

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Peluang dan Tantangan Sustainability-Linked Bonds

Oleh Wilson Arafat, GRC Specialist MENGAWALI 2026, lanskap pasar modal global disambut tekanan berlapis: suku… Read More

59 mins ago

Breaking News! Neraca Perdagangan RI Surplus USD1,27 Miliar di Februari 2026

Poin Penting Neraca perdagangan Indonesia Februari 2026 surplus USD1,27 miliar, melanjutkan tren surplus selama 70… Read More

1 hour ago

Ninik Herlani Masli Mundur dari Kursi Komisaris Independen SMBC Indonesia, Ada Apa?

Poin Penting Ninik Herlani Masli Ridhwan mengundurkan diri sebagai Komisaris Independen PT Bank SMBC Indonesia… Read More

2 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Pesan Prabowo

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dalam serangan Israel saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.… Read More

2 hours ago

Laba Jamkrindo Syariah Meroket 160,64 Persen, Tembus Rp141,03 M di 2025

Poin Penting Laba bersih melonjak 160,64% menjadi Rp141,03 miliar pada 2025, dari Rp54,11 miliar pada… Read More

2 hours ago

Kebijakan Mandatori Biodiesel B50 Berlaku Mulai 1 Juli 2026

Poin Penting Pemerintah menerapkan mandatori B50 mulai 1 Juli 2026 sebagai langkah kemandirian dan efisiensi… Read More

3 hours ago