Jakarta – Dalam mengembangkan pelayanannya untuk menjadi semakin efektif, Bank DKI menekankan pentingnya kolaborasi. Kolaborasi yang holistik tak bisa dilepaskan dari institusi Bank DKI dalam memperluas akses pembiayaan kepada masyarakat.
“Melakukan mapping terhadap potensi bisnis di sekitar wilayah kantor layanan, serta bersinergi dengan BUMD DKI Jakarta seperti Perumda Pasar Jaya, maupun potensi bisnis di luar BUMD DKI Jakarta dengan berbagai program Kredit Mikro,” ucap Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini kepada Infobanknews, beberapa waktu lalu.
Di samping itu, ia tambahkan, Bank DKI juga bersinergi dengan SKPD Pemprov DKI Jakarta untuk menjaring anggota JakPreneur melalui program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT). Dengan begitu, menjadi mudah bagi Bank DKI untuk memaksimalkan layanan pembiayaan digitalnya kepada pihak yang tepat.
“Memaksimalkan layanan e-form mikro loan secara masif dalam memudahkan pengajuan permohonan kredit mikro Bank DKI bagi pelaku usaha mikro secara online melalui perangkat komputer atau smartphone dengan mudah dan aman,” jelas Herry.
Ke depannya, Bank DKI, ia harapkan dapat semakin berkembang menjadi transaction bank yang memberikan solusi atas kebutuhan nasabah dan membangun relationship (Customer Focus), dari sebelumnya saving bank yang product centric dan jualan bunga. (*) Steven Widjaja
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More