Ekonomi dan Bisnis

Kolaborasi dengan Kadin, ICDX Ciptakan Ekosistem Perdagangan Karbon

Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia sebagai penyelenggara forum B20 turut menggandeng ICDX untuk meluncurkan legacy program B20 Indonesia yakni Carbon Centre of Excellence.

Diketahui, Carbon Centre of Excellence bertujuan untuk membantu sektor swasta dan publik dalam memetakan upaya mereka dengan standar global untuk memastikan bahwa strategi bisnis yang diambil berlandaskan pada climate-resilience.

Dalam hal ini, perdagangan karbon memainkan peran kunci dalam membantu dunia mencapai target emisi nol bersih dengan mendorong investasi dalam langkah-langkah mitigasi emisi gas rumah kaca dan transisi energi.

Sehingga, program tersebut menjadi sangat penting untuk memastikan para pelaku industri memiliki pengetahuan yang diperlukan untuk berpartisipasi secara efektif dalam perdagangan karbon.

“Tentunya kami sangat bangga dapat didapuk dan diberikan kepercayaan dalam menyediakan pengetahuan yang dibutuhkan para pelaku bisnis untuk masuk atau meningkatkan aktivitas perdagangan karbon mereka dengan kisah sukses atau case study dari berbagai negara dan perusahaan,” ucap Board Member of ICDX Group, Megain Widjaja dalam keterangan resmi, 15 November 2022.

Megain menjelaskan bahwa practice sharing centre tersebut akan menghadirkan serangkaian sesi untuk berbagi pengalaman yang dilakukan oleh perusahaan dengan fokus untuk memasuki voluntary carbon market (VCM), hingga rencana dan regulasi pemerintah negara-negara G20 dalam mengembangkan pasar karbon domestik di masing-masing negara.

Hal tersebut sejalan dengan upaya KADIN Indonesia untuk mengupayakan pendanaan transisi hijau melalui mekanisme kerja sama VCM dengan negara lain, agar perusahaan-perusahaan yang menghasilkan kredit karbon dapat memperoleh pendanaan untuk memperluas investasi atau kegiatan usaha rendah emisi dari penjualan kredit karbon tersebut di pasar karbon global.

Di samping itu, pasar atau perdagangan karbon dapat membuat mitigasi global lebih efisien dan terorganisir dalam mendukung upaya pemerintah mengurangi emisi karbon. Pasar karbon memungkinkan mitigasi perubahan iklim dengan biaya lebih murah namun dengan dampak yang lebih besar.

Sehingga, Carbon Center of Excellence diharapkan dapat membantu dunia bisnis memahami dan menavigasi perdagangan karbon dengan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan bisnis. Termasuk dengan memetakan tantangan terkait pendanaan yang dibutuhkan.

“Sebagaimana tema dari B20 Summit Indonesia adalah ‘Advancing Innovative, Inclusive and Collaborative Growth’, tentunya kami juga membuka kesempatan kolaborasi dengan berbagai pihak dan stakeholder untuk inovasi yang mumpuni dan lebih inklusif dalam pengembangan pasar karbon di Indonesia,” ucapnya. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

12 mins ago

IHSG Kembali Merah, Ditutup Turun 0,26 Persen ke Level 6.971

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More

42 mins ago

Trump Sesumbar Hancurkan Iran dalam Semalam: Mungkin Selasa Malam

Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More

51 mins ago

Wacana Potong Gaji Menteri, Purbaya: Mungkin 25 Persen

Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More

1 hour ago

Ditopang Manufaktur, Laba BELL Naik 9 Persen jadi Rp12,57 Miliar di 2025

Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More

1 hour ago

Bank Aladin Syariah Cetak Rapor Biru di 2025, Laba Melonjak 304 Persen jadi Rp150,71 Miliar

Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More

1 hour ago