Ilustrasi - Bank Jago. (Foto: Dok. Bank Jago)
Jakarta – Kolaborasi PT Bank Jago Tbk dan PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit) melalui platform investasi saham digital berhasil mencatatkan pertumbuhan jumlah nasabah secara signifikan.
Per Juli 2025, jumlah nasabah yang telah terhubung di ekosistem Jago, Bibit, dan Stockbit mencapai lebih dari 2,5 juta, naik 20 persen dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya.
“Pencapaian ini mencerminkan, kolaborasi Bank Jago dan Bibit dalam menyediakan layanan investasi yang inklusif dan terintegrasi, baik konvensional maupun syariah, semakin relevan dan mendapatkan kepercayaan masyarakat,” kata Michael Hartawan Head of Retail Banking Brand & Marketing Bank Jago , Kamis, 25 September 2025.
Berdasarkan data pihaknya, jumlah investor yang tergabung dalam ekosistem Jago dan Bibit tersebut terus bertumbuh seiring kenaikan pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN) Bank Jago, yang mencapai 400 ribu RDN baru dalam satu tahun terakhir atau bertumbuh 70 persen.
Baca juga : Tren Menabung di E-Wallet Meningkat, OVO Nabung Tembus 1 Juta Pengguna
“Dari jumlah pertumbuhan tersebut, sebanyak 68 ribu di antaranya merupakan RDN baru berbasis syariah,” jelasnya.
Selain akses yang mudah, lanjutnya, kolaborasi Jago dan Bibit mendorong nasabah untuk lebih disiplin berinvestasi. Dengan fitur Kantong Jago, nasabah dapat memisahkan anggaran dan menempatkan dana dengan mudah sesuai kebutuhan, termasuk menempatkannya dalam instrumen investasi.
Pilihan instrumen investasi ini membantu nasabah menyesuaikan profil risiko, tujuan keuangan, dan kondisi keuangan masing-masing.
Menurut Michael, konsistensi nasabah dalam berinvestasi meningkat dalam satu tahun terakhir, terlihat dari kenaikan penggunaan baru dari fitur-fitur otomatis, seperti autodebet, plan ahead, dan auto-budgeting, sekitar 15 persen.
Baca juga : Tren Menabung di E-Wallet Meningkat, OVO Nabung Tembus 1 Juta Pengguna
“Kami memahami bahwa setiap orang punya tujuan investasi dan profil risiko yang berbeda. Karena itu, menetapkan tujuan sejak awal dan disiplin berinvestasi menjadi langkah penting agar mimpi finansial bisa lebih terarah dan tercapai, ” ungkapnya.
Head of PR & Corporate Communication Bibit William menambahkan, kolaborasi Bank Jago dengan Bibit memberikan nilai tambah nyata bagi nasabah dengan mempermudah integrasi layanan keuangan dan investasi dalam satu ekosistem digital.
Inovasi yang dihadirkan tidak hanya memudahkan akses tetapi juga memperluas pilihan sesuai kebutuhan dan preferensi nasabah.
Ia mencontohkan peluncuran Rekening Dana Nasabah (RDN) Syariah pada tahun 2024 silam yang menjawab kebutuhan investor dengan prinsip keuangan syariah sehingga lebih banyak masyarakat dapat berinvestasi dengan cara yang selaras dengan preferensinya.
“Bersama Jago, Bibit akan terus berinovasi dan berkolaborasi dengan fokus pada solusi digital yang membantu lebih banyak lagi masyarakat Indonesia dalam membangun masa depan keuangan yang lebih baik,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More
Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More
Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More
Poin Penting Bareskrim geledah PT Shinhan Sekuritas Indonesia terkait pengembangan kasus dugaan tindak pidana pasar… Read More