“KoinWorks menyadari bahwa pendidikan masih menjadi kebutuhan dasar yang belum sepenuhnya terpenuhi bagi seluruh golongan masyarakat. Di sisi lain, pendidikan dapat membuka peluang kehidupan yang lebih baik, memperlebar wawasan serta membangun potensi diri jadi lebih terampil,” kata Co-Founder dan Chief Executive Officer (CEO) KoinWorks, Benedicto Haryono, di Jakarta, Rabu, 20 Desember 2017.
Lelaki yang akrab disapa Ben ini sendiri mengatakan, pihaknya tidak hanya bergerak pada platform tradisional pinjam-meminjam untuk bisnis, yang motifnya ekonomi. Tapi, juga peduli dengan kualitas pendidikan masyarakat dan ingin memperluas pengetahuan mereka ragam pilihan program di KoinPintar.
Baca juga: Fintech Diharapkan Persempit Jarak Miskin-Kaya
“Artinya, kami ikut menjadi bagian yang mendukung terwujudnya Indonesia Pintar dengan memberikan akses pendidikan terjangkau sampai di pelosok Indonesia,” kata Ben.
Melalui kerja sama dengan berbagai mitra, KoinWorks memberi kemudahan dalam hal biaya pendidikan yang bisa dicicil bagi individu maupun profesional yang ingin melanjutkan studi mereka.
Untuk Plafon yang diberikan sendiri katanya tidak lebih dari 80 persen biaya kuliah dengan proses online 3 hari kerja. Sementara bunganya flat 9-12,5 persen dengan tenor 6-24 bulan. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More