“Perbankan hanya bisa hidup bila sektor rillnya berjalan. Kita ingin pengembangan ini benar-benar diwadahi oleh KNKS. Dan yang menjadi penting juga ialah pelakunya, kita juga harus membangun wirausaha.” jelas Bambang.
Baca juga: KNKS Diperlukan untuk Bangun Ekonomi Syariah
Bambang menambahkan, pada aksi pengembangan dan pendalaman ekonomi syariah, pihaknya berencanaakan membuat dan mengembangkan instrumen ekonomi syariah, pendanaan dari industri syariah dan juga islamic microfinance. “Islamic microfinance dengan syariah, beda dengan kalau Kredit Usaha Rakyat di Konfensional. Sesuai arahan presiden, kita akan kembangan itu agar menjadi kiblat syariah global,” jelas Bambang.
Dan yang terakhir ialah penguatan riset dan edukasi keuangan syariah. Dimana pentingnya edukasi bagi para Sumber Daya Manusia (SDM) di ekonomi syariah menjadi perhatian KNKS.
“Begitu hebatnya ekonomi syariah kalau sdmnya tidak terlatih ya sama saja. Kita memahami itu dan kita akan lebih banyak membuat pelatihan-pelatihan dan mengedukasi para pelaku ekonomi syariah,” tukas Bambang. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting OJK dorong universal banking sebagai strategi memperdalam pasar keuangan dan memperluas peran bank… Read More
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi administratif kepada seorang pegiat media sosial pasar… Read More
Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More
Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More