News Update

KNEKS: Spin Off UUS Dorong Kinerja Perbankan Syariah

Jakarta – Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Ventje Rahardjo memandang positif program kewajiban spin off unit usaha syariah (UUS) bank konvensional menjadi badan usaha syariah pada 2023.

Ventje menilai, melalui spin off, perbankan syariah dapat lebih memacu bisnis model bank syariah ditengah persaingan nasional maupun global.

“Dari sisi bisnis spin off bisa mendorong bank syariah melaju lebih cepat karena memiliki struktur menejemen lebih independen dan memiliki cakupan bisnis yang lebih luas,” kata Ventje dalam Webinar KNEKS bersama Infobank dengan tema ‘UUS Perbankan: Menuju Tenggat Waktu Spin-Off 2023’ di Jakarta, Rabu 2 Desember 2020.

Tak hanya itu, jelas dia, dengan spin off, masyarakat juga akan semakin yakin terhadap kinerja perbankan syariah. Sebab Ventje menyebut ada unsur idiologi masyarakat Indonesia yang berharap perbankan bisa menerapkan sistem syariah secara utuh dan tidak mengekor ke induknya yang konvensional.

“Dari segi idiologi pertimbangan yang jadi dominan berdasarkan survei BI itu menggambarkan bahwa masyarakat ragu kesyariah-an suatu bank karena masih jadi unit bank konvensional,” tambahnya.

Sebagai informasi saja, ketentuan spin off UUS dari bank umum konvensional induknya wajib dilakukan paling lambat 15 tahun setelah berlakunya Undang-Undang No.21/2008 tentang Perbankan Syariah atau pada 2023. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

4 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

5 hours ago