News Update

KNEKS Dorong Industri Keuangan Syariah Garap Potensi Besar Milenial

Jakarta – Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mengimbau industri keuangan syariah untuk mengambil potensi anak muda ditengah pemulihan ekonomi nasional.

Direktur Eksekutif KNEKS Ventje Rahardj mengungkapkan, berdasarkan hasil sensus penduduk Indonesia tahun 2020 dari Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah generasi Z mencapai 75,49 juta jiwa atau setara dengan 27,94% dari total seluruh populasi penduduk di Indonesia.

Sementara itu, jumlah penduduk paling dominan kedua berasal dari generasi milenial sebanyak 69,38 juta jiwa penduduk atau sebesar 25,87%.

“Kalau kita lihat sebagai pasar, peran dari pada 50% penduduk usia muda akan menjadi pasar yang sangat baik bagi industri perbankan syariah akan menjadi pasar yang sangat baik menjadi industri asuransi syariah untuk menjual berbagai produk dan service nya baik secara digital maupun analog,” kata Ventje melalui video conference di Jakarta, Rabu 16 Juni 2021.

Tak hanya itu, menurutnya besarnya jumlah penduduk muda di Indonesia juga menjadi kunci pemulihan ekonomi nasional dengan tingginya jumlah pekerja produktif. Oleh karena itu, peran milenial dan generasi Z sangat dibutuhkan untuk pembangunan ekonomi nasional

“Jumlah yang dominan ini akan menjadi kunci dari pemulihan ekonomi Indonesia masa depan dan juga menjadi masa depan yang cerah bagi perekonomian Indonesia sebagai bonus dari demografi,” pungkas Ventje. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 mins ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

26 mins ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

28 mins ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

2 hours ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

2 hours ago