Keuangan

Klaim Kesehatan Naik 49 Persen, MSIG Life Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp2 Triliun Hingga September 2023

Jakarta – PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MISG Life) atau yang dulu dikenal dengan Sinarmas MISG Life mengumumkan pembayaran total klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp2 triliun hingga kuartal III 2023.

Meski klaim kesehatan meningkat lebih dari 49 persen year on year (yoy), perseroan mampu menjaga kondisi keuangan tetap sehat dan kuat. Hal itu tercermin dari risk based capital (RBC) yang ada di posisi 2.204 persen, jauh di atas threshold yang ditetapkan regulator, yakni minimal 120 persen.

Menurut Wianto Chen, CEO dan Presiden Direktur MSIG Life, perseroan senantiasa berusaha mewujudkan perlindungan serta dukungan, untuk menjaga ketahanan finansial nasabah dan keluarga mereka tetap kuat di tengah terjadinya risiko.

“Kondisi finansial perusahaan juga sehat dan kuat untuk terus mewujudkan komitmen perlindungan finansial jangka panjang bagi nasabah, tercermin dari tingkat RBC yang mencapai hingga 2.204 persen, atau melampaui persyaratan minimal dari regulator,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin, 20 November 2023.

Baca juga: Panin Dai-ichi Life Bayar Klaim Tutup Usia Rp1 Miliar pada Ahli Waris di Medan

Jika dibandingkan periode sama tahun lalu, klaim kesehatan naik hampir 50 persen. Sedangkan klaim dari maturity, surrender, dan withdrawal mengalami koreksi hingga 13,6 persen. Kondisi ini menurut Wianto menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia, termasuk nasabah MSIG Life terus meningkat.

“Tidak hanya memahami pentingnya manfaat asuransi kesehatan sebagai perlindungan dasar, namun juga memahami asuransi jiwa sebagai instrumen penting dalam menjaga stabilitas finansial jangka panjang,” timpalnya.

Bila lebih diperinci, pembayaran manfaat terbesar hingga kuartal III 2023 ini diberikan untuk nasabah individu MSIG Life atas sejumlah penyakit. Sebut saja seperti injury, penyakit jantung, tulang dan sendi, pencernaan, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), kanker, katarak, hingga demam typhoid. Sedangkan untuk nasabah Kumpulan, pembayaran manfaat terbesar diberikan untuk penyakit diare, ISPA, demam typhoid, bronchopneumonia hingga faringitis akut.

”Dari laporan klaim kesehatan hingga akhir kuartal ketiga 2023, mari lebih waspada dengan risiko kesehatan di sekitar kita. Cara mengurangi risiko kesehatan salah satunya dengan menjalankan gaya hidup sehat, yaitu berolahraga secara rutin. Bangun komunitas yang mendukung kita untuk memiliki gaya hidup sehat. Agar lebih menyenangkan, masyarakat dapat menggunakan aplikasi MyFit+ by MSIG Life,” tambah Lukman Auliadi, Head of Customer and Marketing MSIG Life.

Baca juga: Sinarmas MSIG Life Beberkan Strategi Bisnis Hadapi Tahun Politik

Sebagai informasi, MSIG Life sudah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 38 tahun. Saat ini, perseroan melayani lebih dari 1,3 juta nasabah individu maupun kumpulan.

Sejalan perkembangan waktu, MSIG Life juga menghadirkan sejumlah inovasi, termasuk layanan digital untuk memudahkan nasabah. Belum lama ini, perseroan merilis aplikasi MyFit+ sebagai inisiatif dalam mendampingi masyarakat Indonesia untuk memiliki gaya hidup yang lebih sehat sehingga memiliki usia biologis yang lebih muda.

Sementara untuk layanan digital nasabah, MISG Life mempunyai aplikasi VEGA by MSIG Life. Aplikasi ini akan mempermudah nasabah dalam mengakses polis kapanpun dan di mana pun. VEGA mempermudah nasabah dalam mendapatkan informasi polis, melakukan pembayaran premi top-up, melakukan transaksi finansial hingga mengajukan klaim. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

28 mins ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

58 mins ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

2 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

2 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

2 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

3 hours ago