Jakarta – Pandemi tidak hanya berdampak pada penurunan bisnis, tetapi juga berimbas terhadap penurunan klaim industri asuransi, termasuk bagi Asuransi Jasa Raharja. Permohonan klaim dari pemegang polis di perusahaan asuransi sosial ini mengalami penurunan hingga kuartal III 2020.
Klaim bruto yang dibayarkan perusahaan yang dipimpin Budi Rahardjo Slamet sebagai direktur utama ini mencatatkan penurunan 14,38% secara tahunan, atau dari Rp2,01 triliun di kuartal III 2019 menjadi Rp1,72 pada periode yang sama tahun lalu.
Penurunan ini juga seiring dengan penurunan klaim yang dicatatkan industri. Melirik data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per kuartal III 2020, klaim bruto industri asuransi sosial mengalami penurunan sebesar 3,53% menjadi Rp101,33 triliun, dari klaim di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp105,04 triliun. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More