Aset Industri Asuransi Diproyesikan Tumbuh Double Digit di 2019
Jakarta–Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) telah mempresentasikan angka Klaim industri asuransi pada triwulan satu 2017 tercatat sejumlah Rp6,82 triliun.
Dadang Sukresna,Ketua Umum AAUI menjelaskan, klaim asuransi pada triwulan satu 2017 tersebut mengalami kenaikan sebesar 0,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp6,76 triliun.
Ia menganggap kenaikan tersebut diakibatkan oleh meningkatnya klaim di lini-lini sektoral seperti credit insurance dan health insurance.
Baca juga: Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,13 Persen
“Lini bisnis yang mengalami kenaikan klaim adalah health insurance di angka rasio 60,2 persen, credit insurance di angka rasio 58 persen dan Motor Vehicle di angka rasio klaimnya 48,1 persen,” jelas Dadang di Kantor AAUI, Jakarta, Selasa, 30 Mei 2017.
Sedangkan lini usaha yang mengalami penurunan klaim antara lain properti, marine cargo, marine hull, liabillity, dan personal accident.
Dari seluruh lini usaha, tercatat total klaim rasio triwulan satu 2017 sebesar 45,1 persen menurun dibandingkan tahun lalu sebesar 46,6 persen.
Sama halnya dengan asuransi umum, pada reasuransi umum klaim pada triwulan satu 2017 juga tercatat meningkat sebesar 26,3 persen. “Pada reasuransi umum klaim tercatat meningkat cukup signifikan dari Rp750 miliar pada triwulan satu 2016 menjadi Rp940 Miliar pada triwulan satu 201,” tutup Dadang. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More