Ilustrasi - Pengajuan klaim asuransi. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
“SUDAH bayar premi rutin, tapi pas klaim malah ditolak?”
Mengajukan klaim asuransi seharusnya menjadi proses yang memberikan rasa aman di saat yang dibutuhkan. Namun tidak sedikit klaim yang tertunda bahkan ditolak karena beberapa hal yang sebenarnya dapat dihindari. Agar klaim Anda lancar dan dapat dibayarkan sesuai ketentuan polis, berikut beberapa hal penting yang perlu dipahami.
Setidaknya ada beberapa penyebab paling umum kenapa klaim ditolak:
Baca juga: Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025
Perlu diketahui, setiap perusahaan asuransi memiliki ketentuan yang berbeda. Misalnya terkait masa tunggu, untuk penyakit umum biasanya sekitar 30 hari, sementara beberapa penyakit tertentu bisa memiliki masa tunggu hingga 90 hari bahkan satu tahun.
Hal lain yang sering dianggap sepele adalah terkait data dan dokumen. Informasi yang tidak konsisten saat pendaftaran dan saat klaim, atau dokumen yang tidak lengkap, dapat membuat proses klaim terhambat.
Ditambah lagi, pengajuan klaim juga memiliki batas waktu, biasanya maksimal 90 hari sejak keluar dari rumah sakit. Jika lebih dari 90 hari dan dokumen belum lengkap, klaim bisa saja tidak diproses.
Baca juga: AXA Mandiri Ajak Anak Belajar Finansial Lewat Kegiatan Interaktif
Agar proses klaim berjalan lebih lancar, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh pemegang polis.
1. Pahami Polis sejak awal.
Baca dan pahami manfaat, pengecualian, limit, serta masa tunggu dalam polis Anda. Jangan ragu bertanya kepada Tenaga Pemasar atau Customer Service apabila ada yang tidak Anda pahami.
2. Pastikan Polis aktif
Bayarkan premi tepat waktu agar perlindungan tetap berjalan tanpa gangguan. Perhatikan tanggal mulai berlakunya perlindungan asuransi (Tanggal Efektif Polis atau Pemulihan)
3. Isi data dengan jujur dan lengkap
Pada saat pengajuan polis maupun klaim, pastikan semua informasi disampaikan dengan benar dan transparan.
4. Lengkapi Dokumen Pendukung
Siapkan formulir klaim yang telah diisi lengkap, surat keterangan dokter, resume medis, kwitansi asli, dan dokumen tambahan sesuai ketentuan. Semakin lengkap dokumen, semakin cepat proses verifikasi.
5. Ajukan klaim sesuai prosedur
Ikuti alur pengajuan yang berlaku (cashless atau reimbursement) dan perhatikan batas waktu pengajuan klaim
6. Simpan Salinan Dokumen
Simpan semua salinan dokumen untuk antisipasi jika diperlukan klarifikasi.
Baca juga: Tempat Usaha-Aset Dijarah saat Bencana, Apakah Bisa Klaim Asuransi?
Pada akhirnya, klaim asuransi yang ditolak bukan semata-mata karena perusahaan tidak mau membayar, tapi karena ada prosedur atau ketentuan yang tidak terpenuhi.
Dengan memahami isi polis, menjaga polis tetap aktif, serta memastikan dokumen lengkap dan akurat, peluang klaim Anda untuk dibayarkan akan jauh lebih besar. Dengan begitu, kamu nggak cuma punya asuransi, tapi juga bisa merasakan manfaatnya.
Yuk cari tau lebih lanjut terkait informasi persyaratan pengajuan klaim, di www.axa.co.id atau melalui aplikasi emma by AXA. (*)
Poin Penting Komisi XI DPR akan menggelar fit and proper test calon DK OJK pada… Read More
Poin Penting Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek pengadaan bibit nanas… Read More
Poin Penting IHSG tertekan akibat sentimen geopolitik global dan penurunan outlook Indonesia oleh Moody’s dan… Read More
Poin Penting Momentum Imlek dan Ramadan mendorong peningkatan minat masyarakat membeli properti Bank Woori Saudara… Read More
Poin Penting Investor asing mencatat net foreign buy Rp749,85 miliar pada perdagangan 9 Maret 2026,… Read More
Poin Penting Muhammadiyah menetapkan kripto mubah sebagai aset investasi, tetapi haram digunakan sebagai alat pembayaran.… Read More