Pansel Diminta Tak Pilih Calon DK OJK yang Punya Potensi Konflik Kepentingan
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memanggil direktur utama dari tiga perusahaan asuransi jiwa yang menghadapi protes sebagian nasabah unitlinknya Januari lalu. Ketiga perusahaan asuransi tersebut adalah Prudential Life Assurance, AIA Financial, dan AXA Mandiri.
“Ketiga direktur utama perusahaan asuransi jiwa tersebut dipanggil dan diminta segera menyelesaikan secara individual per nasabah,” ujar Anto Prabowo, Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK kepada infobanknews pagi ini 3 Februari 2022.
Menurut Anto, OJK akan bertindak tegas jika ada perusahaan asuransi jiwa yang melanggar sehingga merugikan konsumen. Sebelumnya, OJK juga telah menfasilitasi perusahaan dan nasabah baik dalam pertemuan terpisah maupun bersama untuk merespon protes sebagian nasabah unitlink.
Opsi penyelesaian permasalahan perusahaan asuransi salah satunya soal pengembalian premi dapat dilakukan secara mediasi dengan memanfaatkan external dispute resolution. Namun, karena belum mencapai kesepakatan, nasabah bisa menempuh jalur hukum.
Terkait banyaknya kasus mis-selling dan minimnya pengetahuan masyarakat terhadap produk asuransi berbalut investasi, OJK sedang membenahi regulasi untuk memperkuat dan mengetatkan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI).
Selama ini, produk unitlink menjadi pendorong pertumbuhan premi asuransi jiwa. Menurut Biro Riset Infobank, unitlink menyumbang 68,48% terhadap premi bruto asuransi jiwa yang mencapai Rp136,26 triliun per September 2021. Porsi unitlink tersebut meningkat dari tahun 2019 dan 2020 yang masing-masing 48,02% dan 49,33%. (*) KM
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More