Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bersama dengan PT ASDP Indonesia Ferry mengeluarkan terobosan dalam hal pembelian tiket kapal feri secara daring tanpa perlu datang ke loket yang terdapat di pelabuhan.
Upaya ini dilakukan dalam rangka mendukung upaya Pemerintah menerapkan adaptasi kebiasaan baru dengan mengurangi kerumunan para calon penumpang kapal feri di loket penjualan tiket. Selain itu, kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses calon penumpang untuk memesan tiket dimanapun mereka berada.
“Masyarakat dapat membayar tiket yang telah di Book di AgenBRILink BRI terdekat dengan lokasi sandar kapal. Perseroan juga telah memberlakukan protokol kesehatan kepada seluruh AgenBRILink yang melayani transaksi nasabah, dengan tujuan transaksi dapat berjalan dengan aman, nyaman dan cepat,“ ungkap Direktur Jaringan dan Layanan Bank BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto di Merak, Banten Sabtu, 25 Juli 2020.
Hingga Juni 2020, terdapat lebih dari 434 ribu AgenBRILink diseluruh Indonesia dengan mencatatkan jumlah transaksi lebih dari 320 juta transaksi. Sebagai komitmen BRI dalam mendukung program inklusi keuangan Pemerintah RI, AgenBRILink telah hadir dan melayani transaksi perbankan di lebih dari 52 ribu desa di Indonesia.
Masyarakat dapat mengunjungi laman www.ferizy.com melalui gawai tanpa perlu repot mengantre di loket-loket yang tersedia. Adapun, tata cara pemesanan melalui daring tersebut sangat mudah yang terbagi dalam 5 tahap pemesanan: log-in dan daftarkan diri pada aplikasi www.ferizy.com pilih jadwal keberangkatan dengan memilih golongan kendaraan dengan benar, isi data diri seluruh penumpang, konfirmasikan pembelian, selanjutnya lakukan pembayaran di AgenBRILink yang terdekat. Setelah semua tahapan itu dilaksanakan maka QR Code tiket akan dikrimkan pada alamat email penumpang.
“Dengan dibukanya layanan jasa transportasi laut ini dapat menggerakkan ekonomi masyarakat secara umum sehingga mendorong pertumbuhan di berbagai sektor. Tentu semua ini mengedepankan keselamatan dan kesehatan penumpang,” pungkas Solichin. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More