News Update

Kini, Bayar Cicilan MTF Bisa di Alfa

Jakarta – Mandiri Tunas Finance (MTF) menambah satu lagi fasilitas payment point yang mereka miliki. Kali ini, anak usaha Bank Mandiri tersebut menggandeng Alfa Group untuk pembayaran cicilan nasabah.

Dengan kerjasama tersebut, nasabah MTF kini bisa melakukan pembayaran di lebih dari 12.000 gerai Alfa Group yang tersebar di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Alfa Group sendiri membawahi Alfamart, Alfa  Midi, Lawson dan Dan+Dan. Untuk pembyaran cicilan di gerai-gerai Alfa Group, MTF membebankan biaya administrasi sebesar Rp10.000 kepada nasabah.

Pembayaran cicilan nasabah di jaringan Alfa Group telah dimulai pada April 2016 lalu. Dalam satu bulan, MTF mencatat ada 1.187 transaksi yang dilakukan di Alfa Group.

Untuk tahap awal, kerjasama dengan Alfa Group akan dilakukan selama dua tahun. Dalam kurun waktu tersebut, MTF akan terus mengkaji dan evaluasi. Bahkan tak menutup kemungkinan akan menambah bentuk kerjasama lain.

“Akan kami kaji dan tidak menutup kemungkinan nantinya akan berkembang ke chanel penjualan,” ujar Harjanto Titjohardjojo Direktur MTF disela-sela ceremony Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Rabu, 25 Mei 2016.

Harjanto mengatakan, MTF menargetkan 100 ribu pelanggan bisa beralih menggunakan payment point yang baru dirilis ini. Saat ini, MTF memiliki 300 ribu nasabah aktif. Dari jumlah tersebut sekitar 25% atau 75 ribu nasabah masih melakukan transaksi melalui kasir di cabang-cabang MTF.

“Kami menargetkan 100 ribu nasabah bisa beralih ke chanel ini dalam satu tahun ini,”imbuh Harjanto.

Saat ini, MTF menyediakan beberapa pilihan payment point bagi nasabah. Selain membayar melaui kasir di berbagai cabang, nasabah juga bisa membayar melalui cabang Bank Mandiri dan seluruh electronic channel yang dimilikinya. Nasabah MTF juga bisa membayar cicilan mereka melalui ATM Bersama dan PT. POS.(*) Novita Adi Wibawanti

 

 

Apriyani

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

1 hour ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

10 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

11 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

11 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

12 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

13 hours ago