Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAA kepada PT Bank Pan Indonesia (Panin Bank) atas kinerja stabilnya selama ini. Pefindo menyebut, obligor dengan peringkat idAA hanya memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan, dan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang dibandingkan obligor lain.
“Efek utang dengan peringkat idA mengindikasikan bahwa kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan Obligor lain adalah kuat,” kata Pefindo, dalam keterangannya 8 April 2022.
Walaupun demikian, Pefindo menyebut kemampuan obligor mungkin akan mudah terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi, dibandingkan dengan efek utang yang peringkatannya lebih tinggi.
Peringkat ini mencerminkan profil permodalan Panin Bank yang sangat kuat, posisi pasar yang sangat kuat, dan tingkat kemungkinan dukungan yang tinggi dari Australia and New Zealand Banking Grp. Ltd (ANZ) sebagai salah satu pemegang saham pengendali.
Namun, peringkat dibatasi oleh profil kualitas aset yang moderat. Peringkat dapat dinaikkan jika Perusahaan dapat meningkatkan posisi bisnis di industri perbankan secara substansial, dikombinasikan dengan perbaikan indikator keuangan yang berkelanjutan, khususnya profil kualitas aset dan profitabilitas.
Di sisi lain, peringkat Bank dapat diturunkan jika terjadi pemburukan indikator keuangan yang drastis, atau Bank gagal mempertahankan posisi usaha yang sangat kuat di industri perbankan, yang dapat tercermin dari penurunan pangsa pasar yang signifikan.
“Peringkat juga dapat mengalami tekanan jika rencana divestasi ANZ terealisasi dan pemegang saham baru dianggap memiliki kemampuan yang terbatas untuk memberikan dukungan luar biasa kepada Panin Bank saat dibutuhkan,” terang Pefindo.
Panin Bank menyediakan layanan perbankan korporasi, komersial, dan ritel yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada 31 Desember 2021, struktur kepemilikan saham Panin Bank terdiri dari PT Panin Financial Tbk 46,04%, Votraint No. 1103 PTY Ltd yang dimiliki oleh ANZ 38,82%, dan masyarakat 15,14%. (*) Steven Widjaja
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More