Kinerja Positif, Trisula Textile (BELL) Optimistis Tumbuh 15 Persen Akhir 2024

Jakarta – PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) berhasil mencatat kinerja positif hingga sembilan bulan pertama tahun 2024, dengan peningkatan penjualan sebesar 19 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp426,36 miliar.

Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan di seluruh segmen, termasuk segmen seragam yang mencatatkan pertumbuhan 29 persen menjadi Rp69,43 miliar pada kuartal III-2024.

Berdasarkan pencapaian tersebut, BELL optimistis dapat mencapai target pertumbuhan sebesar 15 persen pada akhir 2024, sesuai rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.

Baca juga: BEI Gelar Ring the Bell for Climate, Ini Tujuannya

Direktur Utama BELL, Karsongno Wongso Djaja, menjelaskan bahwa untuk menjaga kualitas produk dan memenuhi kebutuhan pasar, perusahaan aktif berinvestasi pada mesin produksi.

Tahun ini BELL telah melakukan investasi untuk mesin washing dryer yang rencananya akan mulai digunakan pada Desember, sebagai langkah untuk meningkatkan efisiensi energi dari penggunaan air, listrik, maupun energi lainnya.

Selain efisiensi energi, langkah optimalisasi ini juga diharapkan mampu menekan biaya produksi Perseroan.

“Situasi yang melanda industri saat ini memang memerlukan konsistensi dalam operasional dan optimalisasi sumber daya. Oleh karena itu, kami menyadari pentingnya berinvestasi pada mesin produksi,” ujar Karsongno dalam keterangan resmi yang dikutip, Selasa, 10 Desember 2024.

Baca juga: Dior Kena Boikot Warganet, Gara-Gara Pecat Model Pro Palestina Bella Hadid

BELL juga terus mendorong peningkatan penjualan, terutama melalui bisnis seragam. Perusahaan aktif mengikuti berbagai tender, baik dari pemerintah maupun swasta. Mayoritas pelanggan bisnis seragam BELL berasal dari instansi pemerintah, perbankan, hingga maskapai ternama.

Dengan mengutamakan kualitas dan fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan pasar, BELL berkomitmen memperluas bisnis seragamnya sambil menjalin kerja sama strategis dengan konsumen dari berbagai sektor. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Kebijakan Fiskal Ugal-Ugalan, Apa Tidak Dipikirkan Dampaknya?

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga TEPAT 8 Januari 2026 akhirnya pemerintah melakukan konferensi… Read More

50 mins ago

OJK Setujui Pencabutan Izin Usaha Pindar Milik Astra

Poin Penting OJK menyetujui pencabutan izin usaha pindar Maucash milik Astra secara sukarela, mengakhiri operasional… Read More

1 hour ago

OJK Resmi Bentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital

Poin Penting OJK membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif sejak 1 Januari 2026 untuk… Read More

1 hour ago

Infobank Perbaiki Perhitungan LAR, Rasio Bank BCA Syariah Turun Jadi 5,53 Persen

Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More

2 hours ago

OJK Optimistis Kinerja Perbankan Tetap Solid di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More

2 hours ago

Kedudukan dan Otoritas Danantara Pascarevisi Keempat UU BUMN

Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More

2 hours ago