Kinerja Pasar Saham Menguat 6,41 Persen di Kuartal II 2025

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja pasar saham domestik pada triwulan II 2025 mengalami penguatan 6,41 persen secara kuartalan ke posisi 6.927,28, dengan kapitalisasi pasar Rp12.178 triliun.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar dalam Konferensi Pers KSSK di Jakarta, 28 Juli 2025.

Mahendra juga menyampaikan memasuki Juli 2025 IHSG terus menunjukkan perkembangan positif dengan ditutup meningkat pada 7.543,5 pada 25 Juli 2025. Tercatat, investor non-residen di triwulan II membukukan net sales Rp23,65 triliun.

Baca juga: Saham Sempat Disuspensi, Begini Penjelasan Lengkap Manajemen SHID 

“Penghimpunan dana di pasar modal menunjukkan tren yang positif, tercatat dengan nilai penawaran umum mencapai Rp142,62 triliun, yang Rp8,49 triliun di antaranya adalah fundraising dari 16 emiten baru. Sementara itu, tercatat 13 pipeline penawaran umum dengan perkiraan nilai indikatif sebesar Rp9 triliun,” imbuhnya.

Mahendra melanjutkan, untuk perkembangan bursa karbon yang telah diluncurkan sejak 2023, terdapat 112 pengguna jasa yang mendapatkan izin dengan total volume 1.559.322 ton CO2 ekuivalen.

Beralih ke aset kripto, OJK mencatat hingga Juni 2025 tercatat 1.153 aset kripto yang dapat diperdagangkan.

Baca juga: Intip Gerak Saham Indeks INFOBANK15 dalam Sepekan

Kemudian, OJK telah menyetujui perizinan 23 entitas di ekosistem perdagangan aset kripto yang terdiri dari satu bursa kripto, satu lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian, satu pengelola tempat penyimpanan, serta 20 pedagang kripto.

“OJK saat ini terus melanjutkan proses perizinan terhadap 10 calon pedagang aset kripto lainnya,” ujarnya.

Sejurus dengan perkembangan aktivitas aset kripto tersebut, jumlah konsumen perdagang aset kripto terus mengalami peningkatkan. Saat ini, jumlahnya sudah mencapai 15,85 juta konsumen pada Juni 2025. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

OJK Berhasil Himpun Dana Rp6,83 Triliun pada Program Gerak Syariah 2026

Poin Penting Program GERAK Syariah 2026 berhasil menghimpun Rp6,83 triliun, naik 241,5 persen dibanding tahun… Read More

2 hours ago

Pasar Kripto Bergejolak, CACI Jamin Likuiditas dan Transaksi Investor Aman

Poin Penting CACI memastikan likuiditas dan stabilitas transaksi tetap terjaga di tengah volatilitas pasar kripto.… Read More

2 hours ago

Begini Cara Menata Ulang Keuangan Pasca Lebaran

Poin Penting PT Asuransi Jiwa Sequis Life mendorong masyarakat melakukan “reset finansial” pasca-Lebaran untuk memulihkan… Read More

2 hours ago

Catat! Jadwal Operasional BNI saat Libur Paskah 2026

Poin Penting BNI tetap menyediakan layanan perbankan selama libur Paskah 3 April 2026 melalui operasional… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Berkelanjutan Maybank Indonesia Tumbuh 92,9 Persen, Transportasi Hijau Dominan

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Maybank Indonesia tumbuh 92,9% menjadi Rp8,24 triliun pada 2025. Sektor transportasi… Read More

3 hours ago

Pertamina Angkat Bicara soal Kebakaran SPBE Bekasi, Pasokan LPG Dipastikan Aman

Poin Penting Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi menyebabkan 12 orang luka tanpa korban jiwa. Dugaan sementara,… Read More

4 hours ago