[Best_Wordpress_Gallery id=”696″ gal_title=”Kinerja OJK Akhir Tahun 2016″]
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D. Hadad (ketiga kiri), bersama anggota dewan komisioner OJK tengah memberikan keterangan kepada awak media tentang kinerja OJK selama 2016 dikantor OJK, Jakarta Pusat, Jumat 30 Desember 2016. Menurut OJK, di tengah perlambatan ekonomi global, ekonomi Indonesia mampu tumbuh lebih baik dibandingkan negara berkembang lainnya. Perlambatan ekonomi dunia salah satunya disebabkan oleh perekonomian China sebagai lokomotif perdagangan dunia yang masih mengalami perlambatan.
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More