Ekonomi dan Bisnis

Kinerja Moncer, Patra Jasa Dorong Investasi Ekonomi di Sektor Properti

Poin Penting

  • Patra Jasa mendorong investasi berkelanjutan di sektor properti, hospitality, dan layanan strategis, sejalan dengan transformasi perusahaan dan visi pembangunan nasional.
  • Perusahaan meluncurkan produk dan layanan baru seperti Villa Patra Semarang, Vila Kayu Patra Anyer, dan Shasta Lounge sebagai bagian dari inovasi bisnis.
  • Kinerja keuangan 2024 solid, dengan laba bersih Rp234,6 miliar, EBITDA tumbuh 12%, dan pendapatan naik 32,7%, serta meraih penghargaan sebagai kontributor investasi terbesar di DKI Jakarta

Jakarta – Di tengah kinerja keuangan impresif perseroan, PT Patra Jasa terus mendorong investasi berkelanjutan dan berkontribusi terhadap penciptaan nilai ekonomi di sektor properti dan pengelolaan aset strategis.

“Perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat ekosistem investasi nasional,” kata Pj. VP Corporate Secretary PT Patra Jasa, Fadjar Djoko Santoso di Jakarta, Sabtu, 15 November 2025.

Ia menjelaskan, sebagai salah satu anak perusahaan dari PT Pertamina (Persero), Patra Jasa terus bertransformasi menjadi perusahaan yang adaptif dan inovatif melalui tiga pilar bisnis utama, yakni Property Investment & Development, Hotels & Resorts, dan Services. 

Menurutnya, sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan daya saing global, Patra Jasa berkomitmen menghadirkan investasi yang memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara nyata.

“Ke depan, kami akan terus berinovasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah serta pelaku industri lainnya. Langkah ini menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan dalam mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia yang selaras dengan Asta Cita,” bebernya.

Baca juga : BNI Dorong Literasi dan Transaksi Digital Lewat Shopping Race Tahap 3 di 13 Kota Besar

Sepanjang 2024, Patra Jasa terus mendorong inovasi layanan sebagai bagian dari transformasi bisnis. Beberapa inisiatif strategis yang diluncurkan antara lain Villa Patra Semarang dan Vila Kayu Patra Anyer, dua produk yang menyasar segmen leisure dan family traveler dengan konsep resort bernuansa alam.

Selain itu, Shasta Lounge di Patra Semarang Hotel & Convention juga resmi dibuka sebagai fasilitas baru yang memperkuat peningkatan layanan hotel berbintang.

Apresiasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Menariknya, atas komitmen tersebut perusahaan mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku usaha yang berkontribusi dalam menciptakan ekonomi berkelanjutan di Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga : Ekonomi Syariah Bakal Jadi Sumber Ekonomi Baru dalam RPJMN 2025-2029

PT Patra Jasa diganjar sebagai Perusahaan dengan Kontribusi Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2024 pada Sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran (Penanaman Modal Dalam Negeri). 

“Kami merasa terhormat atas apresiasi yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Patra Jasa dalam menghadirkan investasi yang tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga berkelanjutan bagi masyarakat,” tandasnya.

Kinerja Keuangan Tetap Solid

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, PT Patra Jasa mencatatkan laba bersih sebesar Rp 234,6 miliar di sepanjang tahun 2024, dengan EBITDA tumbuh 12 persen secara tahunan (yoy) mencapai Rp 854 Miliar. 

Dari sisi pendapatan, Perseroan mencapai Rp 4,6 Triliun, meningkat sebesar 32,7 persen dibandingkan hasil audit tahun 2023.

Peningkatan ini mencerminkan efektivitas strategi bisnis yang adaptif, efisiensi operasional, serta ketangguhan Perseroan dalam menghadapi tantangan di sektor properti, hospitality, dan layanan energi. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

56 mins ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

13 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

14 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

15 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

20 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

21 hours ago