Kinerja Layanan Bongkar Muat Kendaran CBU IPCC Tetap Terjaga

Jakarta – Memasuki masa triwulan pertama di tahun ini, pandemik covid-19 belum juga usai. Namun demikian, layanan bongkar muat kendaraan di PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) masih dapat terjaga, baik di lapangan domestik maupun internasional.

Melanjutkan kinerja yang sangat baik di bulan sebelumnya, jumlah kendaraan CBU yang dilayani di Terminal Domestik pada bulan Maret 2020 mencapai 18.934 unit CBU atau lebih tinggi 8,60 persen dibandingkan bulan Februari 2020 yang mencapai 17.435 unit CBU.

Secara YoY, berdasarkan data yang dipublikasi perusahaan, Senin, 13 April 2020, tercatat naik 161,95 persen dibandingkan pada bulan Maret 2019 sebanyak 4.747 unit CBU. Di sisi lain, secara akumulasi sepanjang triwulan pertama 2020 layanan bongkar muat kendaraan CBU mencapai 44.521 unit CBU atau naik 137,17 persen dibandingkan triwulan pertama 2019 berjumlah 18.772 unit CBU.

Dari sisi penyeberangan, layanan bongkar muat yang dikerjakan pada Terminal Panjang dan Ex-Presiden turut mengalami kenaikan. Pada Maret 2020, jumlah kendaraan yang melalui penyeberangan di Terminal Panjang mencapai 1.949 unit CBU atau naik 2,80 persen secara YoY dan 8,52 persen secara MoM.

Sepanjang triwulan pertama 2019, jumlah yang melalui penyeberangan Terminal Panjang mencapai 5.704 unit CBU atau lebih tinggi 14,84 persen dibandingkan triwulan pertama 2019 sebanyak 4.967 unit CBU.

Sementara itu, dari Terminal Ex-Presiden turut mengalami kenaikan sebanyak 31,67 persen secara MoM dengan jumlah 2.058 unit CBU dan 3,94 persen secara YoY. Sepanjang triwulan pertama 2020, jumlah kendaraan CBU yang melalui penyeberangan Terminal Ex-Presiden mencapai 5.663 unit CBU atau naik 10,20 persen dibandingkan triwulan pertama 2019 sebanyak 5.139 unit CBU.

Di sisi lain, pada Terminal Internasional, di bulan Maret 2020 jumlah kendaraan CBU yang dilakukan bongkar muat mencapai 29.622 unit CBU ekspor dan 6.388 unit CBU impor. Secara YoY, angka ekspor tersebut mengalami kenaikan 18,40 persen dibandingkan Maret 2019 sebanyak 25.019 unit CBU namun, angka impor turun 13,93 persen dibandingkan 7.422 unit CBU di Maret 2019.

Berjalannya layanan bongkar muat ekspor dan impor di tengah pandemik covid-19 memperlihatkan masih adanya permintaan kendaraan secara global. Meskipun sejumlah negara memberlakukan lockdown atas aktivitas manusianya namun, untuk layanan bongkar muat kendaraan masih dapat berlangsung dan masih ada sejumlah negara yang melakukan pengiriman kendaraan CBU.

Sementara itu, dari sisi internal IPCC memperlihatkan bahwa di tengah masih terjadinya imbas penyebaran Covid-19, perusahaan berharap tidak sampai mengganggu aktivitas layanan bongkar muat kendaraan di lapangan IPCC ke depannya. Layanan bongkar muat kendaraan terutama CBU masih berjalan normal.

Dengan tetap beroperasi, IPCC mendukung ketersediaan layanan bongkar muat maupun pengantaran kendaraan, baik dari luar pulau maupun luar negeri. Namun demikian, dari sisi internal tidak hanya menjaga agar tetap beroperasinya layanan namun, juga tetap memperhatikan prosedur operasional bongkar muat di pelabuhan dengan prosedur disinfeksi untuk memberikan pelayanan kenyamanan bagi pengguna.
(*)

Dwitya Putra

Recent Posts

BCA Siapkan Uang Tunai Rp65,7 Triliun Selama Lebaran 2026

Poin Penting BCA menyiapkan Rp65,7 triliun uang tunai untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah selama Ramadan… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Apresiasi Perpanjangan Penempatan Dana SAL hingga September 2026

Poin Penting Bank Mandiri apresiasi perpanjangan dana SAL hingga September 2026 untuk memperkuat likuiditas dan… Read More

2 hours ago

Membaca Data Sritex: Antara Fakta Keuangan dan Narasi Kriminalisasi Bankir BPD

Oleh Tim Infobanknews/The Asian Post SIDANG kredit macet PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex,… Read More

4 hours ago

Satgas PKH Segel Tambang Nikel Ilegal PT Mineral Trobos

Poin Penting Satgas PKH menyegel area operasional PT Mineral Trobos di Maluku Utara karena dugaan… Read More

8 hours ago

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

8 hours ago

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

9 hours ago