Jakarta – Perusahaan penjaminan syariah yang dipimpin Gatot Suprabowo (Jamsyar) kembali meraih predikat “sangat bagus” pada rating perusahaan penjaminan syariah yang dilakukan oleh Biro Riset Infobank (birI) tahun ini.
Rating yang berlandaskan laporan kinerja periode 2018-2019 ini mencatatkan total skor 89,45% untuk Jamsyar.
Perusahaan yang sudah genap berusia enam tahun ini mencatatkan pertumbuhan laba bersih 62,25% year on year menjadi Rp36,58 miliar. Lalu, dari sisi aset, aset Jamsyar naik 41,92% yoy menjadi Rp1,06 triliun pada 2019.
Laba yang meningkat tersebut ditopang oleh pendapatan penjaminan yang naik 42,93% yoy atau mencapai Rp229,92 miliar pada 2019.
Hebatnya lagi, kinerja Jamsyar yang moncreng terus berlanjut pada tahun 2020 yang diselimuti oleh pandemi Covid-19.
Hingga Agustus 2020, Jamsyar berhasil membukukan laba sebesar Rp20,87 miliar dengan aset Rp1,25 triliun dan volume penjaminan Rp22,48 triliun. (*) Steven
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More