Jakarta–Anak usaha PT Pertamina (Persero) di sektor minyak bumi dan gas, PT Elnusa Tbk mencatatkan kinerja yang masih memerah hingga Kuartal III-2016 ini.
Pihak perseroan menilai turunnya kinerja perseroan akibat proses alih kelola di Blok Mahakam dan masih belum stabilnya harga minyak dunia menjadi penyebabnya.
“Pendapatan perseroan hingga September 2016 turun sekitar 3,7% dibanding periode sama tahun lalu. Dan laba bersih juga turun 7% year on year,” jelas Direktur Keuangan Elnusa Budi Rahardjo, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, 25 November 2016.
Budi menjelaskan akibat proses alih kelola Blok Mahakam dari Total E&P Indonesie kepada induknya, Pertamina, perseroan melakukan investasi besar-besaran di blok migas tersebut.
Alhasil dengan pendapatan yang menurun, laba bersihpun hingga kuartal III-2016 tercatat hanya mencapai sekitar Rp178 miliar atau turun 7% dibanding periode sama tahun lalu Rp226 miliar.
“Tahun lalu pendapatan kita mencapai Rp2,6 triliun dan tahun ini sedikit turun jadi Rp2,5 triliun,” cetus Budi. (*) Dwitya Putra
(Baca juga: Semester I, Laba Elnusa Tumbuh 9,2%)
Editor: Paulus Yoga
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More